Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Catatan Harian 3 Oktober 2017   00:35 WIB
Tinta biru tua

AKu hilang ketika nyawa sudah tak berada dalam kalbu
Rindu yang seakan kau pahat telah menghilang dengan jejakmu
setiap tanda itu membuatku mengerti bahwa kau kini tak disisi
dan aku tak mungkin lagi berharap agar kau tak disini, tapi itu tak bisa

Bagaimana bisa, kesedihan ini tak berujung bahagia ?
taburan demi taburannya tak lagi berseru
deburan ombak tak lagi berhalusi
dan aku tengah berada di ujung penoda dan dosa

Rimbunmu tak lagi bertepuk ria
dengan sejuta kebahagiaaan dalam bingkisan senyum
juga pancarannya yang telah redup
semakin redup dan redup

Apakah aku harus berjuang tanpa nama lagi ?
Tanpa sebuah ingatan yang harus aku pakai
dengan ribuan kesalahan yang telah ku rangkai
walau diam masih kupeluk dengan erat


Dirimu telah menjadi bagian dari hidup ini
dengan sejuta kata yang tak sekalipun aku bosan dengannya
setiap tatapan yang membuatku yakin bahwa kau memang terbaik
dan bisikan yang tak sekalipun aku percaya bahwa kau adalah pendusta

Diam dan diam dengan senyuman sendu
terbaring namun aku tak melihatmu kini
hilang dan terbawa dengan arus waktu
walau dimensi kita telah berdeda
dan kebencianku padamu semakin larut
dengan janjimu yang kau bawa dibawah sebongkah kayu

Bangunkan aku sebuah ingatan tentangmu
walau raga dan kemesraan tak lagi kudapati
namun senyummu abadi
kala aku merindukanmu dan kau masih ku ingat
sama mata dan pikiranku bosan memikirkanmu

selamat malam ujung penaku

Karya : Mashel D. Wakey