2 Target Bareng Inspirasi.co

Mas Halfi
Karya Mas Halfi Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 20 November 2016
2 Target Bareng Inspirasi.co

Jika orang menulis sebagai pemuas hati, maka saya menulis sebagai pemuas masa depan. Yaps, masa depan. Persoalan hati puas atau tidak, itu bukan masalah. Yang menjadi masalah adalah ketika masa depan saya tidak terpuaskan dengan cara menulis.

Sama halnya dengan bergabung di Inspirasi.co, saya tak mau berjalan tanpa arah yang jelas. Menulis asal menulis atau sekedar dibaca banyak orang saja, tidak, saya tidak mau seperti itu.

Saya ingin setiap kalimat yang saya tulis bukan hanya memuaskan pembaca saat ini, tapi juga memuaskan masa depan saya.

Artinya adalah apa yang saya tulis haruslah berorientasi masa depan. Sehingga setiap judul yang menumpuk di Inspirasi.co tidak hanya sekedar dibaca habis, tapi dibaca dan dijadikan buku.

Itulah yang saya maksud menulis untuk memuaskan masa depan, yakni menulis untuk dijadikan sebuah buku. Melalui buku itulah masa depan saya bisa lebih cerah.

Pola penulisan yang saya buat memang bersifat 'catatan harian', dan saya sengaja memilih itu. Tujuannya adalah agar lebih ringan dibuat, ringan dibaca dan mudah untuk dijalani.

Kenapa saya memilih jalan ini?

Saya hanya tidak mau apa yang saya tulis hanya dibaca saat itu juga. Alias manis dibaca, sepah dibiarkan. Saya tidak mau seperti itu.

Yang saya inginkan adalah apa yang saya tulis tersusun dengan sistematis, komprehensif dan fokus. Melalui tiga pusaka ini saya akan berjalan sesuai rutenya.

Persoalan dibaca banyak orang atau tidak, itu bukan masalah. Karena memang tujuan saya di Inspirasi.co bukanlah agar tulisan saya dibaca saat itu juga, bukan. Tapi tujuan saya adalah memiliki rumah yang tenang dan nyaman untuk menulis. Tidak bising dan jauh dari riuhnya gaduh sandiwara. Kalau pun ada yang membaca,  saya anggap bonus buat saya, bila tidak, juga tak apa-apa.

Lantas apa yang akan saya tulis?

Pertama, saya akan menulis tentang dunia menulis itu sendiri. Hal yang mendasari ini adalah ketika ilmu pengetahuan memilili bidang 'epistemologi' untuk menjaga dan merawatnya, kenapa dunia tulis menulis tidak?

Kedua, saya akan menulis tentang refleksi filosofis inspiratif.

Ketiga, tunggu nomor satu dan dua terselesaikan dulu, barulah lanjut nomor 3.

Terima kasih