Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 21 Februari 2016   11:36 WIB
Tadinya

Tadinya hendak kubentang padang bunga untukmu

Namun engkau terlanjur membakar hutan

?

Tadinya hendak kupetikkan mutiara di padang ara

Namun engkau terlanjur merobohkan gemunung

?

Tadinya hendak kubariskan jajaran bintang

Namun engkau terlanjur menebar awan

?

Tadinya hendak kudatangkan kereta kencana padamu

Namun engkau terlanjur meninggalkanku

?

Meski engkau akhirnya tersenyum,

Engkau berdiri pada titik dimana engkau tak memiliki jalan untuk kembali.

Karya : S Lainin Nafis