Hanya Teratai

Marini Ramayanti
Karya Marini Ramayanti Kategori Puisi
dipublikasikan 13 Maret 2016
Hanya Teratai

?

Masih disini
Di lembah dengan pagar-pagar tinggi menjulang
Megah menjaga hingga tak nyalang
Aroma pinus menguar halus
Gemerisik tembang pertunangan angin dan kembang
Percikan embun membius daun
Di helaian wangi matahari
Pada sejuknya ruang kosong yang tak pernah hampa
Hijau yang selalu dirindukan....


Masih disini
Di ruang semesta ketika bersua
Tanpa sapa, hanya sekejap tatap
Tanpa sempat terekam oleh benakmu, tapi tidak denganku
Seratus tiga puluh purnama belum seberapa
Kesan itu tercecap, masih tak terkoyak
Hanya sementara tersamar oleh kerak
Bukan salahmu...akulah na'if yang dungu
Ya...akulah yang teratai dan kau sang matahari
Aku yang berkubang lumpur, penikmat hangatmu yang tak tahu diri...berharap cukup pantas untuk kau terangi


Disini...masih disini...
Di ruang semesta pertama kali kehendak nyaris bersinggungan
kupanggil lembut agar engkau segera tiba
Datang kembali di keriangan sang waktu?
Memenuhi suratan yang akan kau genapi


Aku masih disini

Teratai yang menanti untuk kau kenali?

?

  • view 92