25 Oktober

Marini Rama
Karya Marini Rama Kategori Puisi
dipublikasikan 25 Oktober 2016
25 Oktober

Tuan Oktober, 

Lagi, senyapmu memekakkan

Berulang gema santer

Di harimu separuh hujan

 

Tuan Oktober,

Di aksara dua lima

Tak cukupkah kedua oktober?

Tuan, aku tak pernah lupa

 

Tuan Oktober,

Aku bahkan merayu semesta

Menghitung resah pada muka kalender

Menitip nelangsa pada mimpi cinta

 

Tuan Oktober,

Aku sedang bertanya, aku bertanya...

Mestikah netramu melihatku dari balik laser?

Lalu apa kau akan percaya?

 

Tuan Oktober, 

Setiap tanya menunggu jawaban

Tuan Oktober, 

Entah Ya atau Tidak aku akan lega

 

Tuan...wahai Tuan...

Bagaimana lagi akan kutanyakan?

Sampai kapan?

Cobalah menulis sebuah jawaban

 

-MR-

Batu, 25 Oktober 2016

 

 

 

  • view 173