Begini Aturan Sederhana Menyusun Anggaran

Begini Aturan Sederhana Menyusun Anggaran

Marina Marwa
Karya Marina Marwa Kategori Ekonomi
dipublikasikan 16 Desember 2017
Begini Aturan Sederhana Menyusun Anggaran

Ketika memikirkan anggaran, secara otomatis akan berpikir tentang kolom dan baris di Excel. Kecuali Anda bukan penyuka spreadsheet, membuat anggaran tak terdengar menyenangkan. Jika Anda tertarik untuk menyusun anggaran, Anda tak perlu fokus pada detail kecil hingga 15 kategori yang berbeda.

Anda bisa membiarkan diri sedikit bersenang-senang dalam menyusun keseluruhan anggaran Anda. Jika Anda tak suka membuatnya, Anda bisa berpikir sedang membuat rencana untuk menghabiskan uang. Tentu harus ada panduan yang bisa Anda ikuti saat menyusun anggaran.

Kurang itu lebih

Kesalahan awal yang umum dilakukan adalah menyusun anggaran dengan menambah banyak kategori tanpa akhir. Anda tak perlu memasukkan berapa banyak uang yang akan Anda habiskan untuk membeli cat kuku, rambut, bensin, majalah, atau kaus kaki baru.

Tidak ada yang membutuhkan detail. Semakin sedikit kategori, semakin baik. Bahkan, Anda bisa menyusun hanya dengan dua atau tiga kategori. Teknik menyusun anggaran 50/30/20 berjalan lebih baik dengan lebih sedikit kategori. Begitu juga dengan metode lain.

Jadilah realistik

Jika saat ini Anda menghabiskan Rp. 4 juta per bulan untuk membeli makanan, jangan berasumsi bahwa bulan depan Anda akan bisa menurunkan sampai Rp. 2 juta per bulan. Sebagai gantinya, jika Anda menghabiskan $ 400 untuk bahan makanan bulan ini, coba belanjakan 5-10% lebih sedikit bulan depan.

Anda akan lebih hemat beberapa persen pada bulan depan. Lakukan itu selama beberapa bulan kemudian kurangi secara bertahap prosentasenya. Akhirnya, Anda akan mencapai angka Rp. 3 juta per bulan. Perubahan bertahap kecil dari waktu ke waktu haru konsisten dilakukan.

Memulai bicarakan keluarga

Anda mungkin bukan satu-satunya orang yang berhemat dalam keluarga. Rencanakan pertemuan mingguan dengan keluarga untuk memberitahu keputusan yang Anda buat tentang anggaran. Beritahu tujuan utama Anda, seperti menyisihkan dana darurat atau memaksimalkan untuk dana pensiun.

Katakan tentang alasan di balik setiap keputusan pengeluaran. Keluarga mungkin tak menyukai bahwa Anda membeli mobil bekas yang murah dan bukan model terbaru. Namun, mereka akan memahami keputusan ini saat dibingkai dalam konteks memberi kontribusi terhadap dana pendidikan.

Sesuaikan anggaran tiap bulan

Realistis, Anda akan punya dua kolom, jumlah yang ingin Anda belanjakan, dan jumlah yang sebenarnya Anda belanjakan. Saat mengevaluasi anggaran tiap bulan, Anda akan melihat jika menyimpang dari rencana. Dengan melihat pengeluaran, Anda akan tahu di mana yang bermasalah.

Dengan meninjau pengeluaran, Anda menjadi jauh lebih teliti dalam berbelanja. Yang terpenting, Anda harus menjaga sikap optimis. Bahkan jika Anda hanya melakukan satu perbaikan kecil tiap bulannya, perbaikan tersebut akan bertambah besar dari waktu ke waktu.

Jangan paksa diri untuk memakai metode terbaru

Banyak orang beralih ke software atau aplikasi untuk mengelola uang. Jika ini datang secara alami dan Anda menikmati alat ini, itu fantastis. Tapi jangan takut untuk menggunakan metode lama dengan kertas dan pena jika itu yang Anda inginkan.

Tak ada cara yang benar atau salah untuk menyusun dan mengelola anggaran. Kuncinya adalah menemukan apa yang sesuai untuk Anda, terlepas dari apakah itu aplikasi keuangan, software akuntansi, spreadsheet, atau pensil dan amplop.

 

  • view 78