Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Lainnya 18 Januari 2018   10:36 WIB
Artikel Maria Ose : faktor penyebab rendahnya penggunaan bahasa Indonesia

ARTIKEL

FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR DIKALANGAN MAHASISWA”

Maria P.S Ose

Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadyiah Kupang

 

Abstrak

            Bahasa merupakan alat komunikasi yang penting bagi manusia dalam kehidupan sehari – hari. Bahasa digunakan sebagai media penyampaian pesan atau informasi dari individu satu ke individu lainnya. Sama halnya dengan negara lain, Indonesia juga memiliki bahasa persatuan, yaitu Bahasa Indonesia. Dimana bahasa tersebut digunakan oleh semua warganya untuk berkomunikasi. Bahasa Indonesia kedudukannya sangat penting bagi Indonesia,oleh karena itu Bahasa Indonesia perlu dijaga dan dilestarikan. Mahasiswa merupakan agen bangsa yang diamanahi untuk melestarikan dan menjaga Bahasa Indonesia. Akan tetapi, sekarang ini kalangan mahasiswa lebih sering menggunakan bahasa yang tidak sesuai dengan kaidahnya atau lebih condong ke bahasa gaul. Belum lagi, sekarang ini kita  hidup di zaman globalisasi yang mana  pada zaman ini banyak kebudayaan asing yang mulai masuk,terutama pada segi gaya bahasa. Hal ini menyebabkan kalangan mahasiswa mulai asing terhadap Bahasa Indonesia itu sendiri. Sebagian besar dari mereka juga beranggapan bahwa kalau tidak mengerti bahasa gaul berarti orang tersebut tidak gaul. Rendahnya penggunaan Bahasa Indonesia ini akan berakibat pada eksistensi Bahasa Indonesia. Salah satu dampak yang nyata adalah punahnya Bahasa Indonesia di negara kita. Dampak ini akan memperluas lagi, mengingat masalah tersebut menjadikan mahasiswa mulai tidak tertarik lagi untuk belajar Bahasa Indonesia. Apalagi untuk melestarikan Bahasa Indonesia itu sendiri.

Kata kunci : Faktor Penyebab, Bahasa Indonesia, Mahasiswa

Bagian Pendahuluan

            Bahasa merupakan media untuk menyampaikan pesan atau informasi dari individu satu ke individu lainnya. Bahasa juga merupakan system lambang bunyi ujaran yang digunakan untuk berkomunikasi oleh masyarakat pemakainya(Widjono,2005). Sedangkan dalama Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) (Depdikbud,1988:66) dikatakan bahawa bahasa adalah system lambang bunyi berartikulasi (yang dihasilkan oleh alat ucap), perkataan- perkataan yang dipakai suatu bangsa (suku bangsa, Negara, daerah). Percakapan, perlataan yang baik, sopan dan santun. Indonesia  memiliki bahasa persatuan, yaitu Bahasa Indonesia. Bahasa persatuan ini mulai lahir sejak diikrarkannya Sumpah Pemuda. Sejak ini juga Bahasa Indonesia berkedudukan sebagai Bahasa Nasional, kedudukanya berada diatas bahas daerah. Selain itu didalam Undang-Undang Dasar 1945 tercantum pasal khusus (Bab XV, Pasal 36) mengenai kedudukan bahasa Indonesia yang menyatakan bahwa “ Bahasa Negara ialah Bahasa indonesia”. Namun, semakin berkembangnya zaman pemakaian Bahasa Indonesia mulai bergeser digantikan dengan pemakaian Bahasa Indonesia yang tidak sesuai kaidah atau yang lebih dikenal dengan bahasa gaul. Tak ketinggalan, mahasiswa pun mulai terpengaruh oleh bahasa- bahasa tersebut. Bahasa Indonesia gaulpun semakin meraja dikalangan mahasiswa pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Era globalisasi merupakan tantangan besar bagi seluruh dunia termasuk bangsa Indonesia untuk dapat mempertahankan diri di tengah-tengah pergaulan antarbangsa yang sangat rumit. Bangsa Indonesia harus tetap bisa menjaga eksistensinya supaya tidak memudar seiring perkembangan zaman.

Bagian Inti

Bahasa dan  Bahasa Gaul

1)Pengertian Bahasa dan Bahasa Gaul

            Bahasa merupakan sarana komunikasi antara orang satu dengan orang lainnya untuk melakukan pertukaran informasi. Menurut Alisyahbana (1978:15 dalam Pateda 1993) mengatakan bahwa bahasa adalah ucapan, pikiran, perasaan yang teratur yang disampaikan melalui alat bunyi. Bahasa menjadi kebutuhan pokok setiap orang dalam melangsungkan kehidupannya. Sedangkan bahasa gaul merupakan bentuk ragam bahasa yang digunakan oleh masyarakat untuk berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari yang sifatnya menarik dan memiliki arti tertentu untuk merahasiakan arti obrolan di tengah masyarakat. Istilah bahasa gaul mulai muncul pada akhir tahun 1980-an. Pada saat itu bahasa gaul dikenal sebagai bahasanya para bajingan atau anak ajalanan disebabkan arti kata prokem dalam pergaulan sebagai preman. Bahasa gaul pada umumnya digunakan sebagai sarana komunikasi diantar remaja kelompokya selama kurun waktu tertentu. Hal ini dikarenakan remaja memiliki  bahasa tersendiri dalam mengungkapkan ekspresi diri.

            Menurut Mulyana (2008),bahasa gaul adalah sejumlah kata atau istilah yang mempunyai arti yang khusus , unik, menyimpang atau bahkan bertentangan dengan arti yang lazim ketika digunakan oleh orang-orang dari subkultur tertentu. Selain itu Sarwono(2004) mengatakan bahwa bahasa gaul adalah bahasa khas remaja (kata-katanya diubah-ubah sedemikian rupa, sehingga hanya bisa dimengerti diantara mereka) bisa dipahami oleh hamper seluruh remaja di tanah air yang terjangkau oleh media masa.

Mahasiswa dan Bahasa Indonesia

1) Pengertian Bahasa dari Sudut Pandang Mahasiswa

            Bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan informasi. Mahasiswa beranggapan bahwa bahasa yang ada harus sesuai dengan perekembangan zaman. Mereka selalu mengikuti gaya bahasa baru yang sedang menjadi trend di dunia. Bahasa baru tersebut dianggap mahasiswa sebagai gaya bahasa mereka.

2)Hubungan Bahasa Indonesia dan Mahasiswa

            Bahasa sebagai kebutuhan utama dalam penyampaian informasi baik secara lisan ataupun tulisan.  Bahasa Indonesia juga merupakan bahasa yang terpenting dikawasan republik Indonesia. Dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, berarti kita telah menjunjung tinggi bahasa perdatuan seperti yang diikrarkan dalam Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Dewasa ini pemakaian bahasa Indonesia baik dalam kehidupan sehari-hari mulai bergeser digantikan dengan pemakain bahasa anak remaja yang dikenal dengan bahasa gaul. Bahasa dinilai sebagai suatu komponen terpenting pada diri mahasiswa mengingat mahasiswa merupakan tokoh yang dituntut untuk memiliki pengetahuan berbahasa yang luas. Hal ini disebabkan karena mahasiswa dipilih sebagai orang yang nantinya akan bertemu dengan masyarakat luas. Mahasiswa dituntut untuk memiliki keterampilan berbahasa Indonesia yang benar. Penggunaan bahasa gaul harus mulai ditinggalkan oleh mahasiswa dan diganti dengan penggunaan bahasa Indonesia yang benar.

Pengaruh Globalisasi dalam Segi Gaya Bahasa

            Seiring perkembangan zaman, globalisasi memberikan banyak pengaruh terhadap perkembangan bahasa Indonesia. Globalisasi mampu mempengaruhi setiap orang tanpa melihat status orang tersebut. Pengaruh tersebut disalurkan  melalui media sosial dan juga sinetron lokal yang sebagian besar menggunakan bahasa gaul yang dianggapnya sebagai gaya bahasa modern. Akan tetapi perlu disadari bahwa tidak semua gaya bahasa sinetron merupakan gaya bahasa yang benar. Berbahasa sangat erat kaitannya dengan budaya sebuah generasi. Pengaruh arus globalisasi dalam identitas bangsa tercermin pada perilaku masyarakat yang mulai meninggalkan bahasa Indonesia dan terbiasa menggunakan bahasa gaul. Apabila hal ini akan terus dibiarkan maka akan berakibat pada hilangnya minat mahasiswa dalam hal melestarikan dan menjaga bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia semakin  berkembangannya zaman akan semakin terasa asing di Negara Indonesia itu sendiri. Semakin banyaknya bahasa baru yang masuk di Indonesia menyebabkan banyak mahasiswa menggunakan bahasa Indonesia yang tidak beraturan. Mereka mencampur adukkan bahasa Indonesia dengan bahasa yang baru saja mereka dapat.

Faktor penyebab rendahnya pengunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dikalangan mahasiswa

            Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak terlepas dari pemakaian bahasa. Dalam pengunaan bahasa yang benar berarti pemakaian bahasa yang mengikuti kaidah yang dibakukan atau yang dianggap baku. Sedangkan criteria pengunaan bahasa yang baik adalah ketepatan memilih ragam bahasa yang sesuai dengan kebutuhan komunikasi. Pengunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dapat diartikan sebagai pemakain ragam bahasa yang serasi dengan sasaranya dan yang mengikuti kaidah bahasa yang berlaku. Dengan tercapainya bahasa Indonesia yang baik dan benar,seorang dapat berkomunikasi secara baik pula. Bahasa Indonesia sebagai alat pemersatu bangsa tidak dapat diragukan lagi. Sejarah membuktikan lahirnya Republik Indonesia tidak terlepas dari adanya bahasa Indonesia.

            Adapun factor yang menyebabkan rendahnya pengunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar pada kalangan Mahasiswa antara lain:

  • Adanya internet dan situs-situs jejaring sosial yang berdampak signifikan terhadap perkembangan bahasa gaul. Penikmat situs-situs jejaring sosial yang kebanyakan adalah remaja menjadi agen dalam menyebarkan pertukaran bahasa gaul. Tulisan seorang remaja disitus jejaring sosial yang menggunakan ini, akan dilihat dan ditiru oleh ribuan remaja lain.
  • Adanya pengaruh lingkungan. Umumnya para remaja mulai menggunakan bahasa gaul dari percakapan-percakapan orang dewasa disekitarnya, baik teman sebaya ataupun keluarga.
  • Adanya peran media (elektronik) yang menggunakan istilah bahasa gaul dalam film-film khususnya film remaja dan iklan. Misalnya dari adegan percakapan ditelevisi. Artinya bahasa gaul tidak hanya terjadi karena kontak langsung antara masyarakat sendiri tetapi sebagian besar karena “disuapi” oleh media. Padahal media masa memiliki peran besar dalam perkembangan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan kaidah yang telah ada.
  • Adanya Media cetak. Misalnya bahasa yang ada dalam majalah, surat kabar atau Koran. Selain itu pembuataan karya sastra remaja misalnya cerpen atau novel yang umumnya menggunakan bahasa gaul.
  • Adanya dampak dari pembangunan dan perkembangan zaman atau modernisasi. Dimana segalah hal yang ada diligkungan kita harus selalu ter up-to date. Dampak dari modernisasi yang paling terlihat adalah gaya hidup seperti cara berpakian, cara bertutur kata(pemakian bahasa). Dilihat dari cara bertutur kata atau dalam pemakian bahasa dewasa ini muncul “Bahasa Gaul” sangat fenomenal terutama terlihat pada kalangan remaja. Khususnya yang ingin diakui sebagai remaja zaman sekarang, fungky dan keren. Kemunculan bahasa gaul ini dapat menggeser penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Upaya yang Harus Dilakukan agar Mahasiwa Menggunakan Kembali Bahasa Indonesia yang Benar

            Melihat fenomena diatas, diperlukan sebuah upaya agar bahasa Indonesia tetap bisa menjaga eksistensinya di zaman globalisasi. Mahasiswa yang merupakan salah satu agen muda pejuang bangsa di masa mendatang sebaiknya memperhatikan masalah ini. Apalagi sebagian besar yang terkena dampak dari globalisasi ini adalah mahasiswa. Mereka perlu memeperhatikan dan mengubah pola pikirnya, menumbuhkan sikap kesadaran diri terhadap pentingnya suatu Bahasa Nasional yang nantinya akan menumbuhkan sikap kecintaan terhadap Bahasa Indonesia. Menanamkan semangat persatuan dan kesatuan dalam diri mahasiswa untuk memperkukuh Bangsa Indonesia dengan penggunaan Bahasa Indonesia. Dengan menanamkan semangat, mahasiswa akan lebih mengutamakan Bahasa Indonesia dari pada menggunakan bahasa gaul. Selain itu, para mahasiswa dapat diberikan tugas praktik berbahasa Indonesia seperti pembuatan makalah, artikel, drama, puisi , dan lain sebagainya. Dengan begitu, dapat mengembangkan kreativitas berbahasa Indonesia mereka dan juga dapat membiasakan mereka berbahasa Indonesia yang benar.

Bagian Penutup

Simpulan

            Bahasa dan mahasiswa merupakan suatu komponen yang saling berkaitan satu sama lain. Mahasiswa sebagai agen muda bangsa bertugas untuk tetap menjaga eksistensi Bahasa Indonesia yang saat ini mulai hilang karena adanya pengaruh globalisasi. Diperlukan kesadaran dari dalam diri masing-masing individu untuk menggunakan bahasa Indonesia yang benar. Selanjutnya dengan begitu akan mulai muncul kecintaan terhadap Bahasa Indonesia, yang kemudian bisa mengembalikan eksistensi Bahasa Indonesia.

Saran

            Setelah kita mempelajari bagaimana perkembangan bahasa Indonesia di era globalisasi ini, kita harus tau bagaimana cara menyikapi globalisasi yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan bahasa Indonesia. Mahasiswa sebaiknya mampu menyaring bahasa yang sesuai dengan kepribadian Bangsa Indonesia. Selain itu, seharusnya kita mampu mempertahankan keeksistensian bahasa Indonesia di kalangan masyarakat Indonesia. Kita juga sebaiknya sebagai kalangan yang terpelajar belajar untuk membiasakan diri menggunakan bahasa Indonesia yang benar.

 

Daftar Rujukan

Alisyahbana (1978:15 dalam Pateda 1993. Bahan ajar Bahasa  Indonesia Keilmuan, Universitas Nusa Cendana Kupang

Depdikbud,1988:66. Bahan ajar Bahasa  Indonesia Keilmuan, Universitas Nusa Cendana Kupang 

Endang Setiaratnasari.2014. Pudarnya Penggunaan Bahasa oleh Bahasa Gaul di Kalangan Remaja.http://endangsetiaratnasari.blogspot.com/2014/01/pudarnya-penggunaan-bahasa indonesia.htmls. Diunduh pada tanggal 14 Januari 2018

Susilowati. 2013. Makalah Pengaruh Globalisasi Terhadap Perkembangan  Bahasa Indonesia.  http://susilow2411.blogspot.com/2013/01/makalah-pengaruh-globalisasi-terhadap.html . Diunduh pada tanggal 14 Januari 2018

Widjono,2005. Bahan ajar Bahasa  Indonesia Keilmuan, Universitas Nusa Cendana Kupang.

 

 

 

 

 

 

Karya : Maria Ose