Peran Mahasiswa dalam Menjaga Solidaritas Beragama

maria ice ivonia sarti
Karya maria ice ivonia sarti Kategori Motivasi
dipublikasikan 19 Januari 2018
Peran Mahasiswa dalam Menjaga Solidaritas Beragama

       PERAN MAHASISWA DALAM MENJAGA SOLIDARITAS BERAGAMA

        Oleh

Maria ice ivonia sarti

Pendidikan bahasa indonesia, universitas muhammadiyah kupang

Abstrak

Peran mahasiswa dalam menjaga solidaritas beragama sangat penting untuk menjaga perdamaian dalam masyarakat. Perselisihan sering terjadi di mana saja oleh karena perbedaan agama maka mahasiswa sebagai generasi muda harus bangkit dan berjuang pempertahankan sikap solidaritas yang tinggi agar keberagaman agama dan keberagaman yang lain tidak membawa perpecahan antarmasyarakat.

Kata kunci: peran mahasiswa, solidaritas, agama

 

Solidaritas antarumat beragama sangat penting karena sangat mempengaruhi perubahan sosial budaya.perubahan sosial yang mencakup sikap setiap orang dan kondisi suatu lingkungan yang didominasi oleh perbedaan, dan perbedaan budaya yang menyebabkan solidaritas itu sendiri hilang seiring berjalannya waktu, dari generasi ke generasi karena tidak diterapkan dalam kehidupan sehari hari ketika menghadapi perbedaan. Menciptakan keadaan sosial yang teratur dan satu, merupakan tujuan dari solidaritas. Perbedaan yang ada disekitar kita bukan untuk ditertawakan dan diasingkan, namun disitulah peran penting solidaritas, yaitu menyamakan dan mempersatukan perasaan toleransi. Peran penting solidaritas dapat diukur keberhasilannya jika solidaritas dapat menciptakan kesatuan dan kesamaan perjuangan dalam masyarakat. Oleh karena itu peran penting mahasiswa sebagai generasi muda sangat penting untuk menjaga perdamaiaan di dalam masyarakat.

Pengertian mahasiswa dan peran mahasiswa

Kata mahasiswa dibentuk dari dua kata dasar yaitu “maha” dan “siswa”. Maha berarti besar atau agung, sedangkan siswa berarti orang yang sedang belajar. Kombinasi dua kata ini menunjuk pada suatu kelebihan tertentu bagi penyandangnya. Di dalam pp no. 30 tentang pendidikan tinggi disebutkan bahwa mahasiswa adalah peserta didik yang terdaftar dan belajar pada perguruan tinggi tertentu (bab i ps.1 [6]), yaitu lembaga pendidikan yang bertujuan untuk menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan / atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan/atau menciptakan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau kesenian. (bab ii ps. 1 [1]). Dengan demikian, mahasiswa adalah anggota dari suatu masyarakat tertentu yang merupakan “elit” intelektual dengan tanggung-jawab terhadap ilmu dan masyarakat yang melekat pada dirinya, sesuai dengan “tridarma” lembaga tempat ia bernaung.

Mahasiswa adalah sebutan bagi orang yang sedang menempuh pendidikan tinggi disebuah pendidikan tinggi yang terdiri atas sekolah tinggi, akademi, dan yang paling umum adalah universitas. Menurut kamus besar bahasa indonesia, mahasiswa adalah orang yang belajar di perguruan tinggi. Mahasiswa sebagai generasi muda yang merupakan generasi penerus bangsa memiliki tanggung jawab untuk menjaga keutuhan bangsa dengan meningkatkan solidaritas di antara masyarakat.

Pengertian “mahasiswa” adalah golongan generasi muda yang menuntut ilmu di perguruan tinggi yang mempunyai identitas diri. Identitas diri mahasiswa terbangun oleh citra diri sebagai insan religius, insan dinamis, insan sosial, dan insan mandiri. Dari identitas mahasiswa tersebut terpantul tanggung jawab keagamaan, intelektual, sosial kemasyarakatan, dan tanggung jawab individual baik sebagai hamba tuhan maupun sebagai warga bangsa dan negara.

Peran mahasiswa

Guardian of value

Mahasiswa sebagai penjaga nilai-nilai masyarakat yang kebenarannya mutlak: kejujuran, keadilan, gotong royong, integritas, empati dan lainnya. Mahasiswa dituntut mampu berpikir secara ilmiah tentang nilai-nilai yang mereka jaga. Dan bukan hanya itu saja, mahasiswa juga sebagai pembawa, penyampai, serta penyebar nilai-nilai itu sendiri.

Agent of change

Mahasiswa juga sebagai pengerak yang mengajak seluruh masyarakat untuk bergerak dalam melakukan perubahan ke arah yang lebih baik lagi, dengan melalui berbagai ilmu, gagasan, serta pengetahuan yang mereka miliki.

Bukan masanya lagi mahasiswa hanya diam dan tidak peduli dengan permasalahan bangsa dan negara, sebab dipundak merekalah (mahasiswa) titik kebangkitan suatu negara atau bangsa diletakkan.

Moral force

Mahasiswa dengan tingkat pendidikannya yang paling tinggi ‘diwajibkan’ untuk memiliki moral yang baik pula. Tingkat intelektual seorang mahasiswa akan disejajarkan dengan tingkat moralitasnya. Ini yang menyebabkan mengapa mahasiswa menjadi kekuatan dari moral bangsa yang diharapkan dapat menjadi contoh dan pengerak perbaikan moral pada masyarakat.

Social control

Mahasiswa melalui kemampuan intelektual, kepekaan sosial serta sikap kritisnya, diharapkan mahasiswa mampu menjadi pengontrol sebuah kehidupan sosial pada masyarakat dengan cara memberikan saran, kritik serta solusi untuk permasalahan sosial masyarakat ataupun bangsa.

Agama

Agama adalah elemen yang fundamental dalam hidup dan kehidupan manusia. Oleh karena itu, kebebasan dalam beragama dan saling menghargai yang lain merupakan suatu keharusan dan sebuah pilihan. Ungkapan kebebasan beragama menjadikan seseorang mampu meniadakan diskriminasi untuk beragama dan untuk mempercayai kepercayaan yang diyakini.

Semua agama “moderen” yang ada di dunia sekarang ini amat menekankan tentang nilai-nilai hidup manusia seperti: kerukunan, perdamaian, persaudaraan, solidaritas, cinta kasih, persatuan, dan kerjasama dalam hidup bersama. Tujuan yang hendak dicapai setiap agama adalah kematangan spiritual dan moral yang terwujud atau terbukti dalam hubungan yang baik antara manusia dengan allah serta antara manusia dengan sesamanya. Pembentukan pribadi yang baik yang terungkap dan nampak secara nyata  dalam kata-kata, sikap atau perilaku dan perbuatan yang baik terhadap orang lain merupakan misi dari setiap agama. Hal-hal ini bukan hanya dicita-citakan, diwajibkan dan diusahakan untuk terwujud oleh, bagi dan antar orang-orang yang seagama, tetapi juga oleh, bagi dan antar orang-orang yang berbeda agamanya. Karena itu toleransi antar umat beragama adalah sesuatu yang mutlak perlu sebagai konsekwensi logis dari cita-cita setiap agama serta konsekwensi adanya kemajemukan agama dalam suatu masyarakat.

Peran mahasiswa dalam menjaga solidaritas beragama

Manusia pada hakikatnya adalah makhluk sosial yang sangat membutuhkan orang lain disekitarnya. Multikulturalisme yang ada di indonesia menyebutkan bahwa indonesia mempunyai banyak keragaman dan kekayaan yang sangat membutuhkan solidaritas antarsesama umat manusia demi tercapainya kehidupan yang harmonis.mengacu pada negara indonesia yang mempunyai budaya beranekaragam, agama yang diakui dan suku yang bermacam-macam, berbicara tentang solidaritas antar umat manusia rasanya sudah biasa. Solidaritas yang pada umumnya adalah kata yang dipakai untuk mempersatukan dan menyamakan perbedaan disekeliling kita pun, sudah mulai pudar.perpecahan diantara umat manusia semakin bertambah banyak jika tidak ada solidaritas yang dimulai dari dalam diri.perasaansolidaritas, senasibseperjuangan, setia, sifatsatu rasa yang solider diberbagai macam kalangan, sangat minim dan banyak dilupakan demi kepuasan diri sendiri atas kepentingan pribadi.

Keberagaman budaya, agama dan bahasa harus dipelihara karena merupakan salah satu ciri khas bangsa indonesia dimata dunia internasional. Tetapi jika keberagaman ini tidak dikelola dengan baik maka konflik akan mudah terjadi dan dapat memecah persatuan bangsa indonesia. Sebagai insan yang religius, mahasiswa mempunyai peran penting untuk tetap menjaga perdamaian di dalam masyarakat.

Peran mahasiswa dalam memperkuat toleransi sangatlah penting dan semakin penting di masa sekarang ini dan dimasa yang akan datang. Apa lagi untuk menghadapi era globalisasi selain mendatangkan banyak masalah bagi umat beragama tentu juga bakal menghadirkan banyak tantangan untuk membangun perdamaian dunia yang berkelanjutan, ketegangan, konflik dan kekerasan di antara umat manusia dan juga tantangan generasi sekarang dan generasi yang akan datang terutama bagi para pelajar dan mahasiswa untuk membangun lingkungan masyarakat yang semakin kompleks untuk membangun hubungan beragama, bermasyarakat dan bernegara yang lebih toleransi.

Tugas utama seorang mahasiswa adalah selain aktif dalam civitas akademika dan melanjutkan pendidikan tingkat akademisi yang lebih tinggi. Mahasiswa juga barang tentu harus mengaktualisasikan ajaran-ajaran agama tentang toleransi dan perdamaian dalam kehidupan sehari-hari baik itu saat bergaul dengan posisi sebagai mahasiswa ataupun saat berkumpul dengan keluarga. Toleransi merupakan sikap terbuka dalam menghadapi perbedaan. Di dalamnya terkandung sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan atau eksistensi yang ada dari masing-masing pihak. Keanekaragaman tidak di posisikan sebagai ancaman, namun justru peluang untuk saling bersinergi secara positif.

Manusia pada hakikatnya adalah makhluk sosial yang sangat membutuhkan orang lain disekitarnya. Multikulturalisme yang ada di indonesia menyebutkan bahwa indonesia mempunyai banyak keragaman dan kekayaan yang sangat membutuhkan solidaritas antarsesama umat manusia demi tercapainya kehidupan yang harmonis.mengacu pada negara indonesia yang mempunyai budaya beranekaragam, agama yang diakui dan suku yang bermacam-macam, berbicara tentang solidaritas antar umat manusia rasanya sudah biasa. Solidaritas yang pada umumnya adalah kata yang dipakai untuk mempersatukan dan menyamakan perbedaan disekeliling kita pun, sudah mulai pudar.perpecahan diantara umat manusia semakin bertambah banyak jika tidak ada solidaritas yang dimulai dari dalam diri.perasaansolidaritas, senasibseperjuangan, setia, sifatsatu rasa yang solider diberbagai macam kalangan, sangat minim dan banyak dilupakan demi kepuasan diri sendiri atas kepentingan pribadi.

Daftar rujuk

Https://www.kompasiana.com/ireneariani/pentingnya-solidaritas-dalam-kehidupan-manusia_551b6fe2a33311b128b65970

https://www.kompasiana.com/ireneariani/pentingnya-solidaritas-dalam-kehidupan-manusia_551b6fe2a33311b128b65970

Http://metinur,blogspot.co.id/2012/peran-generasi-muda-dalam-meningkatkan.html

http://hidayatnasrul99.wordpress.com/2014/10/29/peran-mahasiswa-dalam-perdamaiaan-antarumat-beragama

  • view 30