Ibu

Nofa Mauluda
Karya Nofa Mauluda Kategori Tokoh
dipublikasikan 24 Februari 2016
Ibu

Bagaimana mungkin, ikatan ini bisa dengan mudah terlupakan

bahkan disaat aku sudah belajar menata kesendirian itu, engkau masih selalu mendampingiku

dan?pelajaran yang kudapat darimu sekarang menjadi bahan untuk anak didikku

dengan sekuat tenaga, aku mencoba melakukan ini

?

Marahmu adalah sebuah pembelajaran yang saat ini kurindukan

senyummu adalah sebuah kebahagiaan yang selalu kudambakan.

teruntukmu Ibuku...

walaupun jarak ini sudah mulai memisahkan, tapi tetap hatimu selalu ada disetiap langkahku

?

Dengan keangkuhanku yang seakan ingin menggenggam dunia ini, engkau selalu mencoba mengerti

Dengan kesalahanku yang tak terhitung ini, engkau selalu mencoba memahami

ijinkan aku menjadi anak lelakimu buk

yang mampu berdiri di kaki ku sendiri

?

terimakasih atas perjuangan yang kau ajarkan kepadaku

dan terimakasih atas pelajaran proses kehidupan ini yang tidak selalu mudah dan ada

?

teringat nyanyian dari sosok lelaki ini, tentang anak lelakinya

" Duduk sini nak, dekat pada bapak,
? Jangan kau ganggu Ibumu
? Turunlah lekas dari pangkuannya
? Engkau lelaki kelak sendiri..."

bahwa memang aku harus sendiri, untuk menggapai mimpi ini

doa restumu, selalu menyertaiku

ibu...

  • view 148