SUNGAI KITA

SUNGAI KITA

Mang Dana
Karya Mang Dana Kategori Renungan
dipublikasikan 06 Januari 2018
SUNGAI KITA

Istriku....

Pagi ini aku
Malu-malu teringat padamu

Kamu pandai bersyukur, sangat tahu berterima kasih.
Kukirimi pulsa sepuluh ribu saja doa terima kasihmu sangatlah panjang...

"Semoga diganti dengan rezeki yang lebih banyak dan usahamu dimudahkan dan dilancarkan."

Ah, kamu berlebihan, padahal bukankah
Peduli
Dan memberi padamu
Itu kewajiban

Tahukah,
Setelah mendengar itu
Haruku tumpah ruah berderai-derai
Andai bisa memberimu lebih banyak, oh andai saja bisa memberimu lebih banyak

Maafkanlah
Jika sayangku padamu bersyarat
Aku menyayangimu dikarenakan teringat
Jika di rumah
Kala dini hari rangkul sunyinya malam
Kamu lebih dulu terbangun, bersuci kemudian menghamparkan sejadah
Pada lantai antara kursi tamu dan pintu depan,
Mempermalukanku
Yang masih telentang malas, yang kemudian dengan begitu payah
Mengangkat punggung dari pembaringan...

Istriku
Dari jauh tanganku menggapai pipimu, betapa halusnya
Indah
Pipi warisan Cleopatra
Semakin keriput
Namun madu cinta yang melumuri
Membuat kulit pipi itu kembali dan kembali mengencang
Kamu adalah
Kerinduan yang selalu menyeretku pulang

Di dunia,
Kamu kekayaan tak ternilai
Kamu karbondioksida bagi dedaunan di waktu siang
Kamu oksigen bagi hewan hewan

Istriku, aku gunung
Dan kau
Hamparan mayapada membentang
Mata air dariku mengalir ke atasmu melukiskan sungai panjang
Mereliefkan keindahan membagikan kesuburan
Dan tahukah kamu sungai itu apa?
Sungai itu hubungan kita,
Bukan sungai surga,
Yang katanya dari susu madu manis menggiurkan
Sekedar sungai dunia,
Air biasa
Yang...
Sesekali riak
Sesekali menggelora
Sesekali jernih
Sesekali keruh, bahkan berserakan sampah
Sesekali tenang
Sesekali deras
Sesekali melewati bebatuan,
Sesekali dangkal
Sesekali dalam
Sesekali dihangatkan siang
Sesekali didinginkan malam
Hingga
Tak terasa
Tanpa bisa dicegah,
Sepuluh tahun pamit lewat
Dan setelah semuanya, dan di atas segalanya, hingga sekarang,
Aku masih pegunungan, kamu masih mayapada,
Dan sungai itu,
Masih tetap sungai mengalir panjang
Menuju
Misterinya sebuah muara
Yang kita belum tahu adanya di mana

  • view 50