Infeksi Lambung

mamang heru
Karya mamang heru Kategori Kesehatan
dipublikasikan 10 Agustus 2017
Infeksi Lambung

Infeksi lambung merupakan peradangan yang terjadi pada dinding lambung. Peradangan ini diawali oleh adanya ketidakseimbangan asam lambung yang kemudian balik menyerang dan mengikis dinding lambung. Dinding lambung yang terkikis oleh asam lambung ini dapat menjadi luka atau borok.

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya mengalami infeksi lambung, ya wajar saja karena pada tahap awal gejala penyakit ini sama seperti gejala maag biasa, termasuk nyeri ulu hati, kembung, mual dan sebagainya. Padahal masalah lambung yang dihadapi sebenarnya lebih serius dari sekedar maag biasa. Infeksi dapat menyebabkan tukak lambung yang dalam dan apabila dibiarkan bisa-bisa lambung menjadi bocor membentuk lubang dan ini bisa mengancam kehidupan.

Penyebab Infeksi Lambung

Pada kondisi yang lebih parah, penyebab infeksi lambung tidak hanya karena kadar asam lambung yang tidak seimbang, namun juga disebabkan adanya bakteri H. pylori di dalam lambung. Bakteri H. pylori biasanya tidak berbahaya, tapi akan berbahaya ketika pertahanan tubuh kita lemah dan dia akan tumbuh subur di lambung yang menyebabkan infeksi lambung yang ditandai dengan terbentuknya ulkus di lambung dan duodenum (usus duabelas jari).

Ini bukanlah jenis bakteri baru, karena sejatinya bakteri ini telah hidup berdampingan dengan manusia selama ribuan tahun. Infeksi diperkirakan menyebar dari mulut satu orang ke orang lain. Bisa juga ditularkan dari kotoran ke mulut. Tentu saja hal ini sebagai akibat dari kurangnya kebersihan, seperti tidak mencuci tangan setelah ke toilet dan tidak mencuci tangan sebelum makan. H. pylori juga dapat menyebar melalui kontak dengan air atau makanan yang terkontaminasi.

Selain itu, infeksi lambung juga bisa disebabkan oleh obat antiinflamsi non-steroid, konsumsi minuman beralkohol, gangguan autoimun yang membuat sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan dan sel tubuh. Kondisi stres dikarenakan kecelakaan, penyakit kritis atau operasi besar, juga dapat menyebabkan gastritis atau infeksi lambung.

Gejala Infeksi Lambung

Pada tahap awal, infeksi lambung menyebabkan gejala maag, gejala yang muncul termasuk sakit perut, terutama ketika perut kosong pada malam hari atau rasa nyeri yang bertambah hebat beberapa jam setelah makan. Rasa sakit biasanya digambarkan sebagai nyeri menggerogoti, dan mungkin hilang timbul.

Gejala yang dapat muncul pada infeksi lambung antara lain:

  • Rasa mual bahkan muntah
  • Perut kembung.
  • Nyeri atau sensasi perih.
  • Tidak nafsu makan, atau anoreksia
  • Berat badan turun tanpa sebab yang jelas
  • Bersendawa berlebihan

Jika infeksi lambung sudah parah melanjut sebagai tukak lambung (stomach ulcer), maka gejala yang muncul adalah:

  • Sakit pada bagian bawah tulang dada, atau tepat di atas perut.
  • Kembung, muntah, dan tidak enak badan.

Mengabaikan gejala dan tidak mengobatinya dengan baik, dapat menimbulkan kondisi yang lebih berbahaya. Misalnya pendarahan lambung, bagian dinding lambung berlubang, makanan yang hendak disalurkan dari lambung ke usus halus terhambat, dan infeksi selaput rongga perut.

Untuk cara menyembuhkan Infeksi lambung ini, anda bisa menjalani pengobatan herbal untuk infeksi lambung dengan obat herbal jelly gamat walatra. selain itu, mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat juga mampu mengurangi risiko terkena infeksi lambung ini.

  • view 17