Selintas Ungkapan Diri

Aulia Mahiranissa
Karya Aulia Mahiranissa Kategori Motivasi
dipublikasikan 15 Juni 2016
Selintas Ungkapan Diri

Tahun 2016 sudah melampaui setengah bagiannya. Bagi saya, 2016 itu penuh kejutan dan sejauh ini memenuhi ekspektasi saya. Saya masih terkagum-kagum dengan bagaimana Tuhan memperkenankan keinginan-keinginan kecil saya dari tahun sebelumnya.

Pasti kalian yang membaca ini berpikir bahwa keinginan-keinginan yang saya panjatkan berpusat pada pencapaian-pencapaian yang ingin saya raih. Hmm memang tidak salah sih, hanya saja kurang tepat. Karena sebetulnya inti dari semua doa-doa tersebut adalah, keinginan saya untuk bisa dikelilingi orang-orang hebat nan menginspirasi. Yang bahkan bisa bersenda gurau dengan manusia seperti mereka pun tidak pernah terlintas sebelumnya. Boro-boro.

Saya masih percaya bahwa diri seorang manusia pada akhirnya akan terbentuk dari lingkungannya, dari teman-temannya. Maka menemukan fenomena lingkaran pertemanan berisi orang-orang extraordinary adalah hal yang wajar. Sangat wajar. Karena motivasi dan ambisi sejujurnya sangat mudah menular. Maka dari itu saya semangat luar biasa ketika dapat berkenalan dengan orang-orang yang positif sekali pembawaannya.

Sungguh, perasaan bahwa diri ini sungguh kerdil saya nikmati sampai habis. Saya hisap hingga ke sumsumnya. Saya anggap bahwa ini adalah sop kaki kambing terakhir yang bisa saya nikmati tahun ini. Karena, siapa yang bisa menjamin bahwa saya akan mendapatkannya lagi di lain hari?

“Stay hungry, stay foolish”, kalau kata Steve Jobs. Dengan mengosongkan bejana milikmu maka kamu akan bisa menampung banyak, tanpa ada rasa keruh karena yang lama bertabrakan dengan yang baru. Jadi, buatlah beberapa bejana dalam dirimu. Simpan hal lama dan hal baru secara terpisah. Dan eksperimenkan kedua hal itu dengan kontemplasi seorang diri.

 

(photo from: Bloglovin)

  • view 78