Single, Tapi Stalker??

Maharevin
Karya Maharevin  Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 02 Desember 2016
Single, Tapi Stalker??

“…masalahnya tidak sedikit nih yang sendiri, yang jomblo,, yang single, tapi suka ngepoin si-doi. Ngeliat semua jejaring media sosialnya, foto-fotonya. Bahkan bukan hanya dilihat, tapi disimpan menjadi file di My Document.”

 

Ada yang bilang Jomblo Itu Nasib, Single Itu Prinsip! Mengapa demikian? Konon katanya istilah jomblo lebih mengacu pada konteks pacaran, sementara single adalah setangkai janji bagi orang-orang yang memutuskan untuk tidak pacaran sampai ada hubungan yang lebih serius, menikah. Atau dalam bahasa kekinian kerap diistilahkan hubungan yang halal.. hehe,, 

Baik jomblo atau single, artinya sama-sama sendiri, tapi mengapa jomblo identik sekali dengan hal yang terkait dengan pacaran? Sebab penggiringan opini publik demikian, bila seseorang yang sebelumnya pacaran kemudian putus, maka dengan sendirinya statusnya menjadi jomblo. Tapi single adalah mereka yang kesendiriannya tidak diawali dengan pacaran, karena memang pengen sendiri dulu ajah. Nah loh, bingung kan?

Ya gitu deh,, Terlepas dari ragam argumentasi dalam pemaknaan terhadap dua istilah tersebut, tulisan ini sebetulnya bukan ingin mengupas sampai benar-benar definitif apa itu jomblo dan single. Yang intinya mau jomblo atau single sama-sama masih sendiri kan. Belum lagi duda atau janda, kalau belum menikah tetap statusnya masih sendiri juga, toh?

Nah biar gak melebar, mau jomblo atau single, sepanjang tidak berpacarannya itu didasari atas prinsip menjaga kesucian diri, apa pun sebutannya, ya gak masalah kali yah. Kesendiriannya menjadi prinsip.

Nah, cuma masalahnya tidak sedikit nih yang sendiri, yang jomblo,, yang single, tapi suka ngepoin si-doi. Ngeliat semua jejaring media sosialnya, foto-fotonya. Bahkan bukan hanya dilihat, tapi disimpan menjadi file di dokumen.

Malah kalau sudah pada tingkat addict, dari yang cuma penasaran jadi kesenangan, dari sana jadi kebiasaan. Awalnya kepo, lama-lama, lama-lama, lama gak kerasa, lamaaa banget ngeliatin si-dia. Jadi ajah, waktu kita habis stalking-in si-dia. Kitanya masih sendiri sementara si-doi sudah merajut benang-benang rumah tangga dengan yang lain.. Nah loh?!

Jadi sebetulnya balik lagi ke niat sih.. masih sendirinya saat ini untuk apa? Apakah memang benar-benar didasari sebagai bentuk menjaga diri,-dari perbuatan yang dilarang Allah? Rasanya juga mesti berpikir ulang, awal niat memiliki media sosial untuk apa? Niat kita approve pertemanan, niat kita meluaskan networking?

Atau malah yang terjadi sebenarnya, kesendirian kita saat ini sebetulnya pengen pacaran tapi tidak ada yang suka, sering nembak tapi ditolak terus? Jadi weh masih sendiri? Heumh,, yang mana yah?! Silakan da yang tahu mah cuma antum dengan Allah.

Hanya saja, di dalam Islam kan ada syariat untuk menjaga pandangan, diatur bagaimana interaksi ikhwan dan akhwat. Ini kenapa, Islam menjadi sistem hidup yang paripurna.

Suatu ketika seorang sahabat dalam perjalanannya (di pasar) bertemu dengan wanita yang begitu cantik. Kemudian sepanjang perjalanan, sosok wanita itu menghiasi laman lamunannya. Tatkala bertemu dengan Sayidina Utsman r.a, ia menceritakan kejadian tersebut. Lantas apa kata beliau? Sayidina Utsman bin Affan berkata, “Sungguh saya telah melihat tapak (bekas) zina hati di mata Anda,”

Heumh,, ngeri yah sob.. ‘cuma’ gitu doang udah terkategorikan zina hati.. Apalagi dewasa ini, hal-hal yang menjerumuskan pandangan kita ke lembah sahwat banyak banget.  You know-lah apa ajah..

So gimana atuh? Ya gak gimana-gimana, yang udah-udah mari kita istighfar bersama-sama, ke depannya yuk kita bareng-bareng jaga pandangan ini dari hal-hal yang menjerumuskan. Pergunakanlah kemudahan akses informasi ini dengan bijak. Senantiasa meminta perlindungan kepada Allah dari segala yang melalaikan, sembari memperbaiki diri dengan kesibukan-kesibukan fii sabilillah

Bukannya apa-apa, niat single, -semata untuk menjaga kehormatan diri, sih udah bagus, sayang banget klo kemudian rusak oleh perilaku stalking kita. Single tapi stalker, apa kata dunia?!

 

~Peru, 26 November 2016

 

  • view 259