Kisah Ini Tak Lantak

maggie nuansa mahardika
Karya maggie nuansa mahardika Kategori Inspiratif
dipublikasikan 30 Januari 2016
First

First


Kategori Acak

333 Hak Cipta Terlindungi
Kisah Ini Tak Lantak

Sederhana saja. Mungkin sejak dilahirkan, aku dibekali Tuhan sepaket rasa penasaran di atas rata-rata. Banyak hal baru yang aku buru untuk dicicipi. Ketahuilah bahwa banyak sekali hal yang aku mulai lalu perlahan kutinggalkan, tapi? ini adalah pengecualian, satu dari sedikit hal. Satu dari sedikit yang membuatku bertahan, hal yang aku enggan beranjak darinya. Inilah dia yang pertama kali menjebakku dengan sukarela, membawaku masuk, dan? mengenal hal yang enggan kutinggalkan.

Sembilan tahun sudah masa-masa pertama kali itu berlalu. Hampir satu dekade. Untuk ukuran pembosan sepertiku, jumlah itu bukan waktu yang sebentar.

Aku boleh saja banyak berubah. Aku boleh saja kapok akan banyak hal. Aku boleh saja beranjak. Aku boleh saja menjauh. Tapi, ini ada di aliran darah yang setiap harinya membasahi jantungku, dan sekali lagi ini adalah pengecualian.
Kadang aku tanya kenapa. Kadang kubiarkan semuanya mengalir saja.
Sampai aku sadar, mengapa ini lekat sekali pada arwahku.

Ya, dari sini aku melihat dan belajar banyak hal yang tak semua orang bisa mengerti. Ini mengajariku untuk beradaptasi dengan hal-hal asing. Membimbingku untuk bangkit usai terjatuh berkali-kali. Menarikku untuk setia pada akal. Menjagaku untuk menghargai harapan yang tinggal setitik lagi hilang. Dan yang terpenting, dari semua itu aku paham cara menghadapi rasa sakit. Kemudian aku mengerti bahwa ternyata aku tak sepengecut yang kukira. Aku juga tak serapuh yang terasa. Bahkan tak selemah yang kupikir.

Sejauh apapun dunia membawaku, aku selalu menempel pada semua rasa itu. Euforia itu. Semangat itu. Jika kelak tubuh ini telah ringkih, otak ini tak mampu bekerja berat, dan kesempatan itu terkikis, pasti masih akan ada yang membawaku mencumbu lagi aliran darah itu : cinta.

?

Entahlah, aku sendiri enggan mencitrakan diri atau teridentikkan dengan julukan-julukan heroik apalagi berharap menjadi "role mode" ataupun "trend setter". Aku bukan traveler apalagi petualang, bukan pendaki apalagi penyelam, bukan anak gaul apalagi sosialita, bukan apapun. Yang aku tau tentang diriku hanyalah : aku memang pejalan yang lambat tapi aku tak pernah berjalan mundur.

Dari mana aku mendapat semua deskripsi yang kutulis ini?

Iya, inilah dia guruku, sesuatu yang banyak orang sebut sebagai petualangan. Aku sendiri tak paham betul apa arti petualangan yang dimaksud mereka. Aku cuma bisa menyebutnya 'ini', karena dia selalu dekat. Pekat dalam rasa dan asa.

  • view 246