Rinduku untuk Rumah kecilku

Maftuh el_Hasanah
Karya Maftuh el_Hasanah Kategori Puisi
dipublikasikan 23 Juli 2017
Rinduku untuk Rumah kecilku

Setiap hari matahari terbit membawa kerinduan

Ribuan senja tenggelam dalam beton-beton raksasa

Hamparan pulau garam membawa kesunyian

Harapan pun terbangun dari perjuangan yang kokoh

Dalam bayang-bayang tegaknya gedung-gedung

Sayapku semakin kuat terbang mengarungi kehidupan

Sendiri dikota yang penuh dengan gerlap dan juga keramaian angin

Pikiran masalalu pun ternyata membuat garis hidup ini semakin indah

Bagaimana pun masalalu akan selalu ada untuk dimengerti

Kota ini bukanlah ada didalam mimpi

Bukan pula keinginan dimasalalu

Tapi adalah buah dari suatu perjuangan

Kebersamaan, kejujuran dan doa-doa dari orang yang tercinta

Ku tinggalkan dermaga untuk melanjutkan pelayaran

Ini adalah perjalanan baru untuk rumah kecil yang selalu memanggil

Untuk pulang, untuk keluarga

Ibu yang berhati putih untuk puisi hidupku yang indah

Dari kehangatan doa ibu untuk anak-anaknya

Ayah yang menjadi jantungku disetiap waktu

Harapan itu menetes dari keringatnya

Dari perjuangannya

Cinta mereka seluas samudra yang tanpa batas

Disini aku membenahi masa depan

Jika aku tidak bisa memilih masa kecilku

Maka masa depan aku sendiri yang akan memilih

Memenangkan tantangan demi tantangan

Yang akhirnya membawa cahaya baru

Yakni perjuangan sepenuh hati yang membawa aku melayang jauh kesini

Inilah kesempatan untuk mengubah hidupku

Untuk keluargaku

Demi orang-orang tercinta dirumah kecilku

Matahari, Udara pagi, dan sisa embun pagi

Aku sedikit pun tak mau kalah oleh pukulan-pukulan waktu

Aku tak bisa bayangkan melalui kerasnya hidup

Sebuah harapan terbungkus dalam kantong

Yang berisikan cita-cita

Dikota ini ku hirup kesegaran baru

Ku pijakkan kaki dan setiap langkah adalah harapan

Meninggalkan rumah kecil untuk menjadi seorang

Aku terasing, sendiri untuk belajar hidup

Kerinduan itu sering mengunjungi

Memanggilku untuk pulang

Pulang, dan pulang

  • view 22