Puasa

Wurdiyah Nur Madura
Karya Wurdiyah Nur Madura  Kategori Project
dipublikasikan 12 Desember 2017
DARI HALAMAN BELAKANG

DARI HALAMAN BELAKANG


Ada sesuatu yang bertaburan di belakang. Entah karena terbawa angin, terjatuh dari mana, tergeletak begitu saja, memang terdiam di sana seolah baru merupa tunas, entah bagaimana. Sebutlah ia tulisan, berserakan menuju (pu)isi, dari halaman belakang kepala perempuan Madura

Kategori Acak

1.2 K Hak Cipta Terlindungi
Puasa

Puasa, adalah tentang menahan diri sesuai perintah Allah Sang Satu. Menahan lapar dahaga lahir-batin hingga bedug bertamu.

 

Pun tentangmu, yang belum halal bagiku. Saling menahan diri hingga ijab terqabul di hadapan penghulu.

 

Tak harus berkalimat 'Aku cinta kamu' selepas khitbah lalu. Bertemu waliku sudah sebuah ungkapan gagah bahwa halal yang kau tuju. Mengajakku membersamaimu untuk melaksanakan sunnah utama Nabiku, menikahiku. Ah, apa yang lebih romantis dari itu.

 

Sekarang, sudah sekian dekat yang kita tunggu. Kau, aku, tak punya jaminan apapun termasuk juga tak punya kuasa atas sang waktu.

 

Yang terbaik yang bisa kita perjuangkan adalan riuh doa di kesunyian waktu. Semoga semuanya baik-baik saja selama yang dituhankan dalam qalbu bukan kamu, bukan aku, bukan rindu, tapi Allah Jalla Jalaluhu.

 

Saat maghrib tiba, menu takjil membatalkan puasaku. Saat waktunya tiba, kamulah yang membatalkan kesendirianku.

 

Aku di sini, menunggumu. Wahai penyempurna separuh agamaku. Dengan izin Sang Pemilik Segala Sesuatu.

  • view 46