Superempuanku

Wurdiyah Nur Madura
Karya Wurdiyah Nur Madura  Kategori Tokoh
dipublikasikan 02 Februari 2016
Superempuanku

Syahdu merdu detak jantung subuh
Gema adzan surau menyingkap temaram tubuh
Berat kuhempaskan punggung badan kumuh keluh
Kau sudah lebih dulu membakar api pagi penuh peluh

Gemintang masih ramai bermain serba anggun
Langit belum terbangun mata sudah harus tertegun
Kau sudah duduk nikmat lekat mantra do?a berayun
Tetesan dari pelupuk mata lebih sejuk dari embun

Kau anyam karang untuk laguna kuberteduh
Kau sendiri berperang parang dengan ombak keruh
Semua kau perlakukan teman termasuk sang musuh
Demi tauladan cinta agar kutebar cinta tak kenal lusuh

Tak pernah kubaca terpahat sesal
Kau sibuk ajarkan selalu tentang Yang Kekal
Bahwa miskin syukur mengantarkan miskin bekal
Bahwa kaya malas mengantarkan kayanya kemiskinan fatal

Teruntuk kau superku, perempuanku, Ibuku

Doa dan cinta untukmu selalu, terima kasih atas semuamu

  • view 81