Superempuan

Wurdiyah Nur Madura
Karya Wurdiyah Nur Madura  Kategori Tokoh
dipublikasikan 02 Februari 2016
DARI HALAMAN BELAKANG

DARI HALAMAN BELAKANG


Ada sesuatu yang bertaburan di belakang. Entah karena terbawa angin, terjatuh dari mana, tergeletak begitu saja, memang terdiam di sana seolah baru merupa tunas, entah bagaimana. Sebutlah ia tulisan, berserakan menuju (pu)isi, dari halaman belakang kepala perempuan Madura

Kategori Acak

1.9 K Hak Cipta Terlindungi
Superempuan

Syahdu merdu detak jantung subuh
Gema adzan surau menyingkap temaram tubuh
Berat kuhempaskan punggung badan kumuh keluh
Kau sudah lebih dulu membakar api pagi penuh peluh

 

Gemintang masih ramai bermain serba anggun
Langit belum terbangun mata sudah harus tertegun
Kau sudah duduk nikmat lekat mantra doa berayun
Tetesan dari pelupuk mata lebih sejuk dari embun

 

Kau anyam karang untuk laguna kuberteduh
Kau sendiri berperang parang dengan ombak keruh
Semua kau perlakukan teman termasuk sang musuh
Demi tauladan cinta agar kutebar cinta tak kenal lusuh

 

Tak pernah kubaca terpahat sesal
Kau sibuk ajarkan selalu tentang Yang Kekal
Bahwa miskin syukur mengantarkan miskin bekal
Bahwa kaya malas mengantarkan kayanya kemiskinan fatal

 

Teruntuk kau superku, perempuanku, Ibuku

Doa dan cinta untukmu selalu, terima kasih atas semuamu

  • view 160