Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Motivasi 2 Februari 2016   20:57 WIB
4 Januari 2016

Selamat 25tahun wahai diri...

 

Selamat semakin mendekati pintu keluar dari labirin duniawi. Selamat semakin mendekati istirahat dari segala keburukan ilusi.

 

Kamu perempuan muda, nanti akan menjadi istri. Meskipun kamu tak pernah mengerti bagaimana seseorang bisa jatuh cinta untuk kedua kali, tapi menikah bukan semata tentang jatuh cinta membuai hati.

 

Jangan menikah hanya karena jatuh cinta. Jangan menunggu menikah karena menunggu jatuh cinta.

 

Kamu perempuan muda, nanti akan menjadi ibu juga. Setiap ibu harus memenuhi hak-hak anak-anaknya dengan sebaik-baiknya.

 

Hak pertama anak-anakmu dimulai dengan memilihkan ayah yang baik untuk mereka. Kamu tahu apa itu artinya? Artinya, kamu yang harus mempersiapkan diri terlebih dulu. Memperbaiki dirimu sendiri, memantaskan dirimu agar layak bagi ayah baik mereka.

 

Jangan menikah hanya karena jatuh cinta. Jangan enggan menikah karena senggan jatuh cinta.

 

Dia yang baik agamanya, akan selalu memenuhi hatimu dengan cinta kasih sesuai ajaran Sang Maha. Jika tak kunjung kamu jatuh cinta karena itu semua, ada masalah dalam dirimu, ada masalah dengan imanmu dalam dada.

 

Setialah kepada Tuhan, kamu tak kan tersesat pada imam yang 'buta'. Jangan menikah hanya karena jatuh cinta, menikahlah karena cinta kepada Sang Maha Cinta, Lillahi Ta'ala.

 

Selamat 25tahun, tak apa tak segera menikah. Asal bukan karena sengaja menunda-nunda, asal kamu sedang terus mempersiapkan diri jiwa raga.

 

Dan, jangan menikah hanya karena jatuh cinta. Apalagi menunggu-nunggu jatuh cinta...

Karya : Wurdiyah Nur Madura