DI PINTU SENJA

DI PINTU SENJA

Mad Galang
Karya Mad Galang Kategori Puisi
dipublikasikan 21 Oktober 2017
DI PINTU SENJA

DI PINTU SENJA
Di pintu senja
Kami belajar menghitung tabah
Seraya mengukur cakrawala.

Sedang di langit
Butir-butir cahaya tinggi melejit
Redakan hati dari tangis dan jerit
Leraikan diri dari perih menghimpit

" Di atas segala jalanan terik
kelak ditaburkan rinai merintik".

Di tepian dermaga kita berlabuh
Lemparkanlah sauh dan lihatlah pulau-pulau nan jauh
Dari sini lantas kita menghitung peluh yang jatuh
Meski jalan ini terjal berliku
Senantiasa aku bersikukuh.

(Dan demi menggapai dermaga di hatimu
Berapakah lagi peluh yang mesti luruh?)

Kini lihatlah kembali
Ada bahtera
Ada dermaga
Sebuah pulau membentang di hadapan kita
Sementara riak di samudra mengajak bercengkrama
Ke arah mana langkah kita berikutnya?

Tentukanlah. Tentukan sekarang juga.

Ah, senja telah turun membayang
Perahu nelayan kembali pulang
Masihkah hendak kita tualang?

Sebagaimana yang telah tertuang di lembaran azzam
Teruslah melangkah menerjang kelam
Sampai rahasia menjelma ilham
Dan setiap kegelapan jadi terang benderang.

"Marilah melangkah sebagai tualang
tiadakan hasrat berpaling pulang."

  • view 143