Jika Mereka Bertanya, Memangnya Kamu Selayak Apa untuk Kami Pilih?

Luthfiah Fadlun
Karya Luthfiah Fadlun Kategori Motivasi
dipublikasikan 20 Februari 2016
Jika Mereka Bertanya, Memangnya Kamu Selayak Apa untuk Kami Pilih?

?

Mengapa saya layak? Karena saya memang layak. Itu jawaban pertama saya. Kalau ke analisa saya arti kelayakan tersebut, merupakan bentuk mimpi saya nomor 22. Menurut saya MIMPI=DOA. Semakin banyak saya bermimpi semakin banyak pula doa saya. Bermimpi dan mencoba mewujudkan adalah wujud ikhtiar saya, mengikuti program ini dan menunggu hasilnya adalah proses tawakal yang harus saya lakukan, dan terakhir adalah doa. Dengan doa kita menjadikan mimpi sebagai harapan. Disanalah istilah mimpi harus diciptakan. Itu tekad saya. A goal is a dream with deadline?Franklin D. Roosevelt. Dari segala mimpi yang saya rangkai dan berusaha mewujudkan itulah saya belajar bahwa menjadi yang terbaik adalah komitmen saya. Saya bukan belajar menjadi seorang pemenang, karena menurut saya menjadi pribadi yang terbaik dengan ikhtiar yang terbaik, tawakal yang terbaik dan doa yang terbaik adalah sebuah keniscayaan. Dengannya, kita akan berjuang sekuat tenaga untuk menggapainya, kita akan lebih bersyukur kepada Tuhan, dan lebih menikmati hidup. Dream and give yourself permission to envision a You that you choose?Jay Page.

Ketika saya belajar bersungguh-sungguh, saya akan berkata ?TIDAK akan menjadikan hasil? jika saya masih mencintai kesempurnaan dan selama saya masih membenci kehilangan. Ini merupakan pelajaran kedua saya untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya. Dan ketika saya tidak memedulikan hasil namun saya melihat kembali kerasnya perjuangan saya, ikhtiar saya, sebagai sebuah proses pencapaian adalah bentuk wujud ke-syukuran saya terhadap Tuhan. ? Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, Kami tunjukkan jalan-jalan Kami. Dan sungguh, Allah beserta orang-orang yang baik? (QS. Al-Ankabut(29):69).

? Jawaban kedua saya adalah sebagai sarana sedekah anggota tubuh. ?Setiap anggota badan manusia diwajibkan bersedekah setiap hari selama matahari masih terbit.? (Hadits Arbain 26). Seluruh anggota tubuh kita diberikan oleh Tuhan selain untuk disyukuri juga harus dijaga dengan baik karena merupakan amanah dari Tuhan dan akan dipertanggungjawabkan di akhirat nanti. Dengan mengikuti program ini daya pikiran saya, tenaga dan kerja keras saya, dan kesempatan yang saya peroleh ini diharapkan dapat menambah amal ibadah saya dalam bentuk sedekah sederhana namun tetap kontinu. Perjalanan saya hampir 6 tahun di boarding school mengajarkan saya menjadi pribadi yang tetap sederhana namun tetap komitmen dalam hal beribadah. Bagi beberapa orang mungkin beranggapan bahwa dengan sedekah, apa yang kita punya akan berkurang namun dibalik itu semua Tuhan akan menggantinya 10 kali lipat.

Jawaban ketiga saya adalah cara saya merubah dunia. Sebelum ingin mengubah keadaan negara, sebelum ingin mengubah perilaku masyarakat, sebelum ingin memperbaiki akhlak keluarga, kemudian perbaiki orang-orang terdekat dengan saya. Saya harus mampu memperbaiki diri saya terlebih dahulu. Tentunya ke arah yang lebih baik. Ketika rasa keputusasaan menyerang saya kembalikan lagi kepada tujuan saya hidup, meraih ridho Allah. Tidak ada keputusasaan dalam kamus orang-orang beriman. Dengan keimanan menjadikan engkau yakin padaNya bahwa segala musibah yang akan saya alami nantinya akan ada hikmah tersendiri di balik itu semua. Ikhlaskan menerima sesuatu, ridhalah menjalani hidup agar tetap istiqomah di jalanNya dan kembalikan rasa sabar. Karena dengan sabar kita menjadi lebih tenang, akan berusaha menahan diri, akan tabah menghadapi, akan tetap tekun beribadah, lebih mudah untuk mengintropeksi diri, lebih tenang dalam menyelesaikan masalah, dan tetap tawakal kepadaNya.? Jadilah sabar dan sholat menjadi penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk. Yaitu orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui TuhanNya, dan bahwa mereka akan kembali kepadaNya? (Al-Baqarah(2): 45-46).

Apa yang akan saya lakukan ke depannya adalah memperkaya diri dengan ilmu-ilmu yang didapat baik secara langsung maupun tidak langsung. Saya akan memperbaiki bahasa inggris maupun bahasa asing lainnya sehingga membantu saya untuk ke masa depan saya selanjutnya. Saya akan terus berani berkomunikasi dengan sesame mahasiswa di sana? untuk menambah pengalaman dan tantangan di masa yang akan datang.

?

  • view 95