Puisi dan Sekantong Sejarah Kelam

Lupy Agustina
Karya Lupy Agustina Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 05 Januari 2017
Puisi dan Sekantong Sejarah Kelam

Buton, Ibu dan Sekantong Luka - Irianto Ibrahim

--

Dosen saya pernah berkata bahwa karya sastra bisa menjadi perekam sejarah. Karya sastra yang meski selalu dianggap hal imajiner sebenarnya memiliki kemampuan untuk berbicara secara jujur tentang sejarah, puisi salah satunya.

--

Pada puisi Irianto Ibrahim yang berjudul "Sekantong Luka dari Seorang Ibu", saya buktikan sendiri kebenaran kata-kata beliau. Rasa penasaran sy ttg sosok Ainun Kasim yang dicantumkan pada awal puisi itu, mengantarkan org bodoh ini pada salah satu bagian dari sejarah kelam bangsa Indonesia.

--

Ainun Djaariah atau Ainun Kasim adalah istri Muh. Kasim Bupati KDH TK. II Buton tahun 1964—1969. Ia adalah salah satu saksi hidup sejarah kelam Buton 1969. Kala itu, pemberontakan PKI yg terjadi di Jakarta membuat Buton dijuluki basis PKI. Pasalnya, pemerintah Buton dicurigai memasok senjata api yg dikirim dari Cina untuk para anggota PKI.

--

Hal tersebut menimbulkan kekacauan terhadap kondisi Buton. Terjadi penangkapan secara massal kepada org-org yg dianggap bagian dari PKI oleh pemerintah pusat saat itu. Bupati Buton yg bernama Drs. Muh. Kasim bahkan dituduh sebagai Ketua PKI Buton. Ia ditangkap dan disiksa secara keji.

--

Irianto Ibrahim, lewat puisinya seolah ingin mengingatkan kembali uraian sejarah Buton yang belum tuntas. Peristiwa 47 tahun yg lalu ini sempat menjadi borok yang haram dibahas oleh siapa saja. Padahal peristiwa yang telah menelan jutaan korban itu membekaskan luka yang menganga di hati rakyat Buton. --

Puisi bukan sekadar curhan kata-kata. Di tangan Irianto Ibrahim puisi jua menjadi sarana edukasi. Saya merasa beruntung sebab puisinya mengantarkan saya untuk mencari lebih dalam tentang sosok Ainul Kasim, Muh. Kasim, dan serentet peristiwa kelam pada Buton 1969. Meskipun seharusnya, sejarah itu telah saya pelajari di bangku sekolah. Tetapi tak ada kata terlambat utk belajar bukan?

--

Saya mohon maaf sebab ulasan ini sekadarnya saja. Silakan baca lebih lengkap ttg Buton 1969 pd link 

(https://mobile.facebook.com/notes/syaifuddin-gani-full/muh-kasim-buton-1969-dan-permainan-tangan-orang-dalam/10153749839471643/?_rdr

http://www.orang-gu.com/2016/04/kesaksian-ainun-djaariah.html?m=1)

  • view 249