WELCOME TO THE GATE OF NEVERLAND

Lupy Agustina
Karya Lupy Agustina Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 17 Juli 2016
WELCOME TO THE GATE OF NEVERLAND

Aku selalu takjub pada mereka yang mantap menikah muda. Maksudku usia 21-22 cukup muda bukan? Mereka memiliki keberanian yang kuharap juga bisa ada padaku.

 Memilih seseorang untuk menetap satu rumah. Saling mendampingi sesisa usia. Memiliki anak, melihat mereka tumbuh. That's not easy to find the right person for spending your time with. But whoever found it dia adalah orang-orang yang beruntung, menurutku.

Hari ini, satu sahabat karibku menggenap bersama kekasihnya. Bukan perkara mudah bagi mereka ketika memutuskan untuk menikahi satu sama lain. Aku tahu betul bagaimana keduanya sempat saling meragukan. Kusaksikan sendiri mereka pernah tak saling peduli. Tetapi alangkah elok rupa cinta. Ia selalu hadir dalam wujud lebih menakjubkan bagi hati yang tak pernah hilang keyakinan. 

Aku duduk di kursi penonton. Sesekali berwara-wiri dengan teman-teman lain yang juga masih menjadi penonton setia. Kami saling melempari satu sama lain dengan pertanyaan, "Kamu kapan nyusul". Pertanyaan yang hanya kuanggap lalu. Kutanggapi dengan cengiran seadanya. Rasanya menekuri kedua mempelai lebih asyik dari menjawab pertanyaan itu. Hehee. 

Kusimak mereka begitu takzim. Balutan baju pengantin putih memberi mereka pendar yang serupa: bahagia. Aku terharu. Sedikit terisak. Betapa dulu, mereka amat sering kudamaikan ketika berseteru. 

Seingatku, mereka berdua bukanlah pasangan kekasih yang romantis. Lebih sering berselisih paham dari pada berkasih-kasih. Terkadang aku sedikit kesal dengan perseteruan mereka yang rutin. Tak habis pikir apa yang sebenarnya mereka pertengkarkan sesering itu. Putus-nyambung berkali-kali. Pergi lalu kembali. Yang paling menakjubkan dari semua itu adalah kenyaataan bahwa mereka tak pernah benar-benar saling meninggalkan. 

Aku sendiri amat benci dengan pertengkaran. Lebih sering mengalah. Memilih diam sambil berlagak baik-baik saja. Aku takut kehilangan. Dan bagiku pertengkaran selalu merujuk pada hal itu. Jadilah aku, gadis yang selalu "main aman". Menghindari sebisa mungkin pertengkaran dengan (mantan) kekasihku dulu. 

Hubungan asmara mereka yang aneh juga pernikahan yang terjadi hari ini membuatku berpikir banyak hal. Aku telah salah soal pertengkaran dan kehilangan. Barangkali orang-orang yang mengalami kehilangan setelah pertengkaran adalah mereka yang tak mampu mengayomi ego sendiri. Pertengkaran juga bukanlah musabab kehilangan seseorang. Toh jika betul seseorang ingin tetap tinggal, ia akan tinggal tak peduli bertengkar atau tidak. Begitupun sebaliknya.

"Jika seseorang itu memang sungguh2 ingin tinggal, maka dia akan selalu punya alasan, meskipun sudah beribu gagal. Dia akan menemukan alasan baik berikutnya.Tapi sebaliknya, jika seseorang itu memang sudah ingin pergi, seribu alasan baik pun tidak akan berguna lagi. Dia tetap akan pergi. -Tere Liye".

He is totally right. Sesering apapun sahabatku bertengkar dengan kekasihnya, pada akhirnya mereka menikah juga. Sepandai apapun aku menghindari pertengkaran dengan (mantan) kekasihku, pada akhirnya kami berpisah juga. Aku merasa bodoh pernah berpikir bahwa jika tak bertengkar maka aku tak kan kehilangan. Pikiran macam apa itu. Hahahaha.

Setelah sekian lama terlibat dalam kisah cinta keduanya, menyaksikan mereka menikah hari ini adalah kelegaan luar biasa. I feel so damn happy for them. You know, the happines which is coming to your best friend is the best happinest ever!

So let me say, Have a great wedding my bestie. Having a right guy for spending your time with is the best part of life. Hari-hari selanjutnya, yang akan kau temui di pagi hari bukan lagi aku yang sedang menyisir rambut. Kau bahkan harus menyiapkan kopi sebelum sarapan pagi. Memasak sendiri, bukan membeli dari warung si Ibu kompleks. You have your own family now. Be a wife of Egi Fadilah. 

Mah Eti bilang, "Marriage is never ending learning". Aku agak ragu, bisakah ijazah sarjana kita membantu untuk lulus ujian pernikahan? Nanti-nanti mau kutanyakan padamu. 

Selamat menempuh hidup baru. Welcome to the gate of Neverland. Semoga bahagia. :)

Yourbestiebob.

  • view 263