"Kenapa sih lo gak nyari pacar?"

Lupy Agustina
Karya Lupy Agustina Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 07 Juli 2016

Being single for some people is a commitment. Termasuk buatku. Hal itu gak ada hubungannya sama alasan karena aku gak punya kesempatan, kurang berusaha, sulit move on de el el. Sama sekali enggak.

Itu karena aku memang ingin begitu. Buatku, tidak memiliki pacar adalah salah satu wujud menyayangi diri sendiri. Fyi, i have some boyfriends before. And because of that i decide to commit my self for being single now. 

Maybe this sound so subjektif. But whatever, tiap tiap orang punya pandangan hidup masing-masing. Termasuk soal punya pacar atau enggak. Bukankah kita berhak memilih hal apa yang bermanfaat buat hidup kita? 

There are so many ways to find happines. And i choose to love my self first before i love my boyfriend. 

Aku bukan orang yg religius banget yang jika ditanya, -"kenapa lo gak nyari pacar sih?"- akan mjawab, "kata agama gue itu haram". I'm not that type, dude. 

It just take a simple reason for me, like, "gue orang baperan yang jika punya pacar akan menjadi lebih kacau dan gak bisa berkarya. Gue org sentimen yang jika punya pacar akan lebih mikirin pacar gue dari pada kerjaan. Some how, love is a distraction for me to catch my desire." I don't want to waste my time buat hal-hal "yang gak perlu" dalam mewujudkan cita-cita.

Selagi muda, sayang aja sik berkutat sama cinta yang belum apa-apa udah bikin derita. Kecuali kalo kamu emang udah punya komitmen buat serius. Ya kalau buat having fun, kok rasanya sayang aja gitu. Buang waktu, tenaga, pikiran dan harta, #eh. Hahha. 

Aku percaya, pada akhirnya semua orang akan dpat jodoh masing-masing. Terlepas dia punya pacar atau tidak. Aku lupa dalam surat apa tepatnya, Tuhan berfirman, "kami ciptakan manusia itu berpasang-pasangan", harusnya itu cukup buat yakinin diri sendiri kalo kita gak akan kehabisan jodoh. Hahaha. 

Life must go on. Gak peduli kamu punya pacar apa enggak. We only live once, jadi mari tidak banyak risau. Nikmati hidup, wujudkan cita-cita. Bermimpi setinggi-tingginya, berjuang segila-gilanya. Hidup hanya sekali, hiduplah yang berarti

-L

 

  • view 374