A Man with Cigarette

Lupy Agustina
Karya Lupy Agustina Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 01 Juni 2016
A Man with Cigarette

Aku cemburu pada rokokmu. Ia lekat dengan bibirmu. Kau cecap bahkan di sela pembicaraan kita. Aku harus menunggu. Membiarkanmu menikmati percumbuan: mengepul, menyesap. 

Kau menatapku. Tatapan jenaka yang membuatku lantak berkali-kali. 

"Wiosnya?" UJarmu dengan seulas senyum. Tepatnya seringai. Itu adalah "kekanakan" yang kerap kau tunjukkan saat melakukan hal yang kau tahu bahwa aku tak suka. 

Aku mengangguk. Menatap nanar rokok yang terselip di jarimu. Bergumam dalam hati, seberapa sering kau menyelipkan rokok itu di tanganmu dan seberapa lama kita tak pernah lagi saling menggenggam?

Pertemuan itu berakhir di udara. Aku menatapmu sekali lagi. Memastikan keyakinan ada di sana. Pada sepasang bola mata yang tak pernah bisa kubaca. 

Tetapi, hanya asap rokokmu yang memadati rongga dada. Menambah sesak senarai tanda tanya yang telah lebih dulu berjejer.

Mungkin, harusnya kupungut setiap puntung dari rokok yang habis kau sesap lalu kuhisap. Barangkali ada jejak nama seseorang di sana. Seseorang yang kau bayangkan saat menikmati batang rokok itu di mulutmu. 

Aku cemburu pada rokokmu. Ia memiliki hampir setiap inci putaran hidupmu. Juga rahasia-rahasia yang tak pernah kau gumamkan padaku. 

-Kepada seseorang, berapa batang rokok yang kau sesap hari ini? :')

  • view 120