MAAFKAN KAMI, OMRAN

Lulu Anjarsari
Karya Lulu Anjarsari  Kategori Puisi
dipublikasikan 19 Agustus 2016
MAAFKAN KAMI, OMRAN

Duhai adik kami, Omran Daqneesh, maafkan kami .
Kami yang menyandang sebutan sebagai saudaramu sesama muslim hanya bisa terbelalak dan menganga;
menatap tubuh kecilmu yang berdebu,
memandangi nanar darah yang melumui setengah wajahmu,
sementara kau tergugu dan membisu,
pun kami yang menatapmu melalui layar-layar kaca dan ponsel kami.
Maafkan kami, Omran.

Duhai adik kami, Omran Daqneesh,
Kami yang menyandang sebutan sebagai saudaramu sesama muslim hanya bisa kembali berdoa;
Padahal Aylan Kurdi pernah satu waktu menampar kami
ketika sosok mungilnya terdampar di tepian,
Lunglai dan tak bernyawa.
Ia mati dan jutaan mata menatap pada gambar jenazahnya,
Lagi, kami saudaramu hanya bisa mendoakannya.
Hal serupa yang kami lakukan padamu, Omran.
Melihatmu mengusap darah yang bercucuran di pelipismu,
Tak meraung kesakitan,
Tak mengeluh perihnya luka,
Ah, bahkan kau tidak menangis seperti anak lima tahun yang biasa lakukan.
Maafkan kami, Omran.

Duhai adik kami, Omran Daqneesh.
Semoga Allah memaafkan kami yang membiarkan tubuh mungilmu terluka,
Semoga Allah mengampuni kami yang mendiamkan melihat wajah polos itu terpaku,

Allah, maafkan kami.
Allah, ampuni kami.

Duhai adik kami, Omran Daqneesh,
Hanya doa yang mampu kami beri,
Mungkin harta yang tak seberapa bisa kami berikan padamu,
Meski tangan ini sesungguhnya ingin memelukmu,
Membasuh lukamu,
Mengecupmu  dan mengatakan,
“Tak apa, semua akan baik-baik saja”;
Ternyata tak mampu.
Maafkan kami, Omran.

Allah yang menjagamu karena Ia-lah sejatinya Pemilik-Mu,
Allah melindungimu,
Allah pula yang menginginkan kami menatap Suriah lalui tubuh mungilmu,
Menghentak kami;
“Ini saudara kalian sesama muslim, apa kalian akan diam saja?”

Wahai Allah Yang Maha Hidup lagi Maha berdiri sendiri
Wahai Allah pemiliki kemuliaan dan keagungan
Wahai Allah Yang Maha mendengar doa
Maha Dekat lagi Maha Mengabulkan

Ya Allah Yang Maha hidup lagi Maha mengurus langit dan bumi,
maafkan kami. Ampunilah kami. Rahmatilah kami.

LA/19082016

*) Omran Daqneesh merupakan bocah lima tahun asal Aleppo, Suriah, yang selamat dalam serangan udara yang dilancarkan Pasukan Rusia pada 17 Agustus lalu. Fotonya yang terdiam dengan luka di kepalanya menjadi viral di media sosial. ( Syrian boy Omran Daqneesh survives Aleppo attack, becomes international symbol)

**) Selain doa, barangkali ada sedikit harta kita untuk anak-anak Suriah seperti Omran. Untuk membuktikan bahwa kita peduli sebagai sesama muslim.