Pengadilan

Lis Maulina
Karya Lis Maulina Kategori Puisi
dipublikasikan 17 April 2016
Pengadilan

Kukirimkan gugatan

atas tuduhan pembunuhan

terhadap sepenggal jiwa

yang telah mati

dan dikuburkan

bersama cabikan luka hati

akibat penganiayaan

sebuah tindak

kedzaliman

 

Kukirim tuntutan

berikut bukti korban

sepenggal jiwa yang mati

dengan perca-perca hati yang terkoyak

serta puing-puing asa yang runtuh

dan harapan yang tak lagi utuh

 

Kukirim pengaduan

bersama saksi

beberapa janji yang diingkari

dan ucapan yang dikhianati

kebenaran yang didustai

ring basket tanpa keranjang

kampus biru Unlam

danau dan pegunungan

serta rawa Landasan Ulin

Pulau Bakut dan Jembatan Barito

Pohon Jalan Tembus Pal 6

dan Pantai Jodoh Jalan Sudirman

 

Kukirimkan gugatan

atas tuduhan pembunuhan

bersenjatakan kepengecutan

ketidakjujuran

dan pengkhianatan

sehingga mengakibatkan

sepenggal jiwa

menderita luka sekian lama

dan akhirnya mati

dalam kepedihan

kenyerian

dan keperihan

 

Kukirimkan tuntutan

tanpa pembelaan

karena waktu habis

tergerogot takut

pengecut

dan pintu maaf tertutup

seiring tertutupnya peti mati

sepenggal jiwa dalam kuburnya

 

Kukirim pengaduan

ke pengadilan-Mu

dengan dasar hukum

Surah Az-Zilzalah 7-8

Barangsiapa berbuat kebajikan

walau sebesar debu

akan mendapat ganjaran

Dan barangsiapa berbuat kejahatan

walau sebesar debu

akan mendapat balasan

 

Segala pembelaan tertutup

kecuali melalui keharibaan-Mu

karena Kau hakim yang seadil-adilnya

karena Ya, Allah

Engkau tak pernah salah

  • view 93