Menemukan-Mu

Lis Maulina
Karya Lis Maulina Kategori Puisi
dipublikasikan 26 Maret 2016
Menemukan-Mu

Para astronom menemukan-Mu di antara jutaan galaksi

Yang memilik matahari

Dan setia dengan rotasi

Di tengah luasnya belantara antariksa

Dan kerasnya bebatuan luar angkasa

Namun keindahannya hanya sepersekian besar

Keindahan-Mu

Dan sayup suara yang sampai ke radar

Adalah tasbih atas keagungan-Mu

?

Para dokter menemukan-Mu di antara jutaan pembuluh darah

Yang terpompa oleh satu jantung

Dan setia dengan irama denyutnya

Di tengah jutaan serat otot

Dan kerasnya tulang belulang

Namun tetap lentur di antara persendian

Hasil karya-Mu

Makhluk paling sempurna dengan kebagusan fisik

Serta dilengkapi gumpalan emosi di kepala

Dan syahwat di dada

Namun juga menyimpan akal

Dan nurani sebagai penyeimbangnya

Makhluk yang lebih mulia dari binatang

Bahkan malaikatpun diperintahkan sujud kepadanya

?

Para ahli biologi menemukan-Mu di antara jutaan species

Hewan yang paling besar hingga mikroba

Tumbuhan raksasa hingga plankton bakteria

Dan tersusun atas sel-selnya

Berjalan melintasi sunatullah sendiri-sendiri

Di darat, laut, sungai, rawa, bahkan angkasa

Dan melalui desiran angin

Menyampaikan salam dan pujian

Atas kebesaran-Mu

Para ahli alam menemukan-Mu di antara sifat angin

Yang kadang lembut merayu namun tak jarang menerjang garang

Di tengah lautan yang riaknya membawa kapal ke tujuan

Namun tak jarang pula menelan menenggelamkan

Di kebekuan gunung yang menyejukkan namun tak jarang

Memuntahkah lahar amarah

Di kesabaran bumi yang memangku tenang

Namun tak jarang menggertakkan murka terpendam

Semua berjalan sesuai skenario yang tertulis dalam

Kodrat-Mu

?

Dan aku menemukan-Mu di antara luka yang menganga

Di antara pedihnya darah yang mengalir

Di antara perihnya nanah yang mengental

Di antara rasa sakit yang menusuk

Ketika kutengadahkan tangan

Maka darah mengering dan nanah terserap

Rasa sakitpun lenyap terseka

Ketika Engkau menepati janji

Mereka yang datang pada-Mu

Takkan pernah merasa takut dan bersedih hati

Saat itulah aku menemukan-Mu

?

Banjarmasin, 10 Ramadhan 1428 H

  • view 93