Mencari Inspirasi

Lis Maulina
Karya Lis Maulina Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 26 Maret 2016
Mencari Inspirasi

PERNAH merasa kehilangan inspirasi? Aku pernah. Karena sudah beberapa tahun ini, aku tak bisa menulis lagi. Menulis cerpen terutama. Padahal dulu, aku cukup aktif menulis. Karya cerpenku cukup banyak. Yang pernah dimuat di media massa, ataupun yang belum pernah dimuat sama sekali. Tapi sekarang...? Boleh dibilang, sama sekali tidak ada.

Itulah sebabnya, aku merasa sudah kehilangan inspirasi. Bila ditanya kenapa tidak menulis cerpen baru, selalu kujawab tidak ada inspirasi. Untuk bisa menulis cerpen lagi, aku harus mencari dan menemukan inspirasi. Dan aku ingin bisa menulis cerpen lagi. Seperti dulu.

Maka kugunakanlah berbagai cara. Pergi ke tempat-tempat yang mungkin banyak memberikan inspirasi. Menonton banyak film dan drama supaya mendapatkan inspirasi. Membaca banyak cerita yang mungkin memberikan inspirasi.

Aku merasa dapat banyak inspirasi. Banyak ide. Banyak ilham. Tapi aku masih belum bisa menulis lagi. Cerpen terutama. Apalagi novel. Dulu saja aku belum bisa menulis novel. Lalu kenapa? Ada apa? Aku selalu bertanya pada diri sendiri.

Mungkin bukan pada inspirasi masalahnya. Mungkin karena aku sudah terlalu lama vakum. Ibaratnya, mata penaku sudah mulai tumpul. Yah, seperti kata orang bijak; belajar dan berlatih tanpa henti, itu yang membuat keterampilan dan keahlian terjaga. Sebagaimana bakat seorang atlit yang harus selalu diasah dan dilatih, kemampuan menulis juga begitu. Harus terus diasah dan dilatih. Sementara yang kulakukan selama ini apa? Jangankan menulis cerpen, menulis catatan harian yang pendek saja jarang!

Mungkin memang disitu masalahnya. Aku harus kembali mengasah dan menajamkan mata pena. Caranya dengan mengasah dan menajamkan mata hati dan mata batin. Berusaha lebih peka dan sensitif terhadap lingkungan sekitar.

Yah, aku harus kembali berlatih. Berlatih untuk menajamkan mata pena. Berlatih untuk menajamkan mata hati dan mata batin. Berlatih untuk lebih peka dan sensitif. Berlatih agar mampu menangkap setiap inspirasi yang ada untuk dieksekusi menjadi sebuah karya yang memberi inspirasi bagi yang lainnya.

Ok, let?s do it...! Keep learning...! Keep practising...! Keep reading... ! Keep watching...! Keep listening...! And keep writing... Then keep sharing...! Insya Allah...

  • view 101