Hal-hal yang dapat Membuat Niatanmu Membeli Rumah KPR Gagal

Lina Listian
Karya Lina Listian Kategori Inspiratif
dipublikasikan 09 Mei 2017
Hal-hal yang dapat Membuat Niatanmu Membeli Rumah KPR Gagal

Membuat Niatanmu Membeli Rumah KPR Gagal


Kredit Pemilikan Rumah alias KPR adalah salah satu fasilitas untuk membeli rumah Kpr dengan cara menyicil yang sekarang ini sudah banyak diminati oleh masyarakat. Pemerintah pun melalui Perumnas juga telah banyak membangun rumah-rumah bersubsidi yang dapat dibeli dengan fasilitas KPR dengan lebih murah. Nah, bicara tentang membeli rumah dengan fasilitas KPR, caranya memang gampang-gampang susah. Ada berbagai hal yang bisa membuat niatan kamu untuk beli rumah KPR justru berujung gagal. Apa saja hal-hal tersebut ? Berikut ini antara lainnya :

1. Tunggakan Hutang
Hal pertama yang bisa menggagalkan rencanamu untuk membeli rumah secara KPR adalah tunggakan hutang. Seperti tunggakan kartu kredit. Punya kartu kredit memang menyenangkan, tapi punya kartu kredit berarti juga membuatmu punya kewajiban untuk membayar tunggakan. Kalau tunggakan kartu kredit masih ada, proses KPR bisa terkendala. Karena bank tentu akan berpikir bahwa tunggakan kartu kredit saja tidak lancar, bagaimana dengan tunggakan KPR nantinya. Pengecekan hutang bank adalah bagian dari proses KPR sehingga bank akan tahu kamu punya tunggakan hutang atau tidak.

2. Kendaaraan Belum Lunas
Kamu yang membeli kendaraan lewat cara mengangsur dan ternyata saat ingin mengajukan KPR belum lunas, bisa jadi niatanmu untuk membeli rumah KPR justru gagal. Bank akan berpikir tak jauh berbeda dengan tunggakan kartu kredit tadi.

3. Masa Kerja yang Masih Singkat
Hal lainnya lagi yang dapat menggalkan rencanamu membeli rumah KPR adalah masa kerja kamu yang masih singkat. Umumnya bank mensyaratkan pegawai tetap untuk dapat memperoleh layanan KPR. Namun terdapat satu hal yang begitu penting dan sering diperhitungkan oleh pihak bank, yakni masa kerja pemohon KPR. Umumnya seorang pegawai menerima status sebagai pegawai tetap adalah setelah dua tahun. Akan tetapi status tersebut bukan jaminan permohonan KPR dapat berjalan dengan mulus. Bank pun melihat sudah berapa lama pemohon KPR bekerja.

4. Rumah Berada di Area yang Pemasarannya Susah
Ketika kamu mengajukan permohonan untuk beli rumah KPR, itu berarti kamu memohon pinjaman dengan jaminan yang tak lain jaminan tersebut adalah rumah yang bakal kamu beli. Jadi bank pun akan mempertimbangkan seperti apa nilai jual dari rumah itu. Jika rumah dinilai marketable alias pemasarannya susah, tentu proses KPR akan lebih lancar. Berbeda halnya apabila ternyata rumah tersebut di area yang dinilai sulit untuk dipasarakan. Oleh sebab itulah, memilih lokasi rumah pun jadi hal yang sangat penting bagi kamu yang ingin mengajukan permohonan KPR.

Sumber : http://www.perumnas.co.id/inilah-syarat-mendapatkan-rumah-kpr-subsidi/

  • view 72