Antara Luka dan Cinta

Sri Mulya Hasanah
Karya Sri Mulya Hasanah Kategori Kisah Inspiratif
dipublikasikan 02 Maret 2016
Antara Luka dan Cinta

"Antara Luka dan Cinta"..

March 4, 2010 at 10:51pm
?
<select> </select>

Bagaimana mungkin.. Teriknya panas adalah sebuah cinta bagi sebuah pohon kurma ?

Membaca kisah antara pohon kurma, cinta dan luka ini,
Mataku kembali basah..

Sebuah buku "muhasabah cinta" oleh Lukman Hadi.
Memberiku pemahaman baru..tentang ketulusan dan kebeningan hati terdalam..

suatu ketika..
Cinta bertanya pada sebatang pohon kurma,

"mengapa kau bisa berdiri kokoh di tengah padang gersang?".
"mengapa kau malah tak bisa hidup di tempat yang sejuk dan rindang?" cinta melanjutkan.

Dengan tersenyum..
Pohon kurma menjelaskan,

"mungkin kau menganggap gersang sebagai luka, mungkin kau mengidentikkan gersang dengan kesengsaraan.

tapi bagiku..inilah CINTA

Di dalamnya aku tmbuh sebagai pohon kurma tidak sebagai yang lainnya.

Justru ketika aku ditempatkan di tempat sejuk dan dingin, aku merasa terluka. Padahal kau menganggapnya cinta".

L a l u . . .

Luka datang dan bertanya hal yang serupa pada pohon kurma.

Pohon kurma memberikan jawaban yang sama.

Lalu, luka brtanya, "sebenarnya apa yang membedakan kami berdua?"
pohon kurma kembali tersenyum dan balik bertanya..
"luka, apakah kau yakin dirimu adalah luka?"
"cinta, apakah kau yakin dirimu adalah cinta?".
Luka dan cinta saling berpandangan.
Hampir serempak mereka brkata, "maksudmu?"..

"terkadang, sesuatu yang tampak sebagai luka pada hakikatnya adalah cinta.

Sedangkan sesuatu yang tampak sebagai cinta terkadang pada hakikatnya adalah luka".

Luka dan cinta kembali saling pandang,mereka tak mengerti..

"tapi aku selalu membuat orang bahagia?" ujar cinta tiba-tiba.

"Apakah kau yakin Allah juga bahagia? Atau orang lain juga bahagia dengan kebahagiaan itu?"

"aku juga sering membuat orang sengsara" luka angkat suara.

"apakah kau yakin Allah juga pasti murka?" atau orang lain membencinya?"

"wahai pohon kurma,apa mksudmu sebenarnya? Kmi tak mengerti".

"sesungguhnya antara luka dan cinta TAK ADA bedanya. Tergantung dari sisi mana kita melihatnya. Ada orang yang bisa bertahan dengn cinta dan luka sekaligus.
Ada yang hanya hidup dengan cinta. Ada yang hanya hidup dengan luka. Seperti aku ini..
Menurut kalian daerah ini luka, tapi bagiku cinta".

Luka dan cinta masih geleng-geleng kepala..

"sudahlah..setelah ini, kalian berkaca dan tataplah lekat diri kalian. Kemudian bertanya apakah aku ini luka atau cinta?"

luka dan cinta pergi meninggalkan pohon kurma dengan seribu tanda tanya... ^_^

  • view 112