Review Series: This is Us

Desi  Mandasari
Karya Desi  Mandasari Kategori Inspiratif
dipublikasikan 26 April 2017
Review Series: This is Us

This is real, this life, this is us. Sebuah tagline dari drama series, yang sebenarnya sudah selesai gue tonton beberapa bulan lalu, ber-genre drama keluarga dan bernilai 8,9/10 dari IMDB. Lumayan banget, kannnnn!!!

Dengan total 18 episode dengan rata-rata lama siar per episode 45-50 menit, This is Us memang totally heartwarming, kok. Bahkan, untuk gue yang terakhir kali hobinya nonton series atau film fantasi/superhero. Buat yang suka sama drama keluarga, punya keluarga, mau punya keluarga nonton This is Us bakal jadi pilihan yang pas, bahkan untuk sekadar koleksi series-mu.

Alur This is Us memang maju dan mundur, kemudian maju, lalu mundur lagi, dst. Bercerita tentang orang-orang yang berbagi tanggal lahir yang sama. Diceritakan, pasangan Jack (Milo Ventimiglia) dan Rebecca (Mandy Moore) menantikan kelahiran bayi kembar tiga mereka (yang ternyata bersamaan dengan ulang tahun Jack). Dalam proses kelahiran, salah satu bayi meninggal. Ternyata pada hari yang sama, Randall, seorang bayi kulit hitam, ditinggalkan ayahnya di depan pemadam kebakaran, lalu dibawa ke rumah sakit oleh seorang polisi. Akhirnya, Jack dan Rebecca memutuskan untuk mengadopsi Randall, sehingga mereka tetap membawa tiga orang bayi pulang ke rumah.

Di masa depan, Kevin, Kate, dan Randall (Sterling K. Brown) dewasa sedang menghadapi masalah masing-masing. Kevin (Justin Hartley) yang bekerja sebagai aktor sedang memperjuangkan kariernya, Kate (Chrissy Metz) dengan masalah obesitas dan kepercayaan diri, serta Randall yang sedang berjuang mencari ayah biologisnya yang ternyata sedang sekarat karena mengidap kanker lambung.

Adegan mengharukan banyak ditemukan ketika terjadi interaksi anak-ayah (menurut gue, ya), salah satunya adalah adegan Jack-Randall, yep, meskipun Randall seorang anak adopsi. Ada adegan di mana Randall ingin masuk regu karate/taekwondo (gue lupa), dan untuk menginagurasinya sang ayah harus melakukan push-up sambil menggendong si anak di bahunya.

Adegan lain adalah antara Randall-William (ayah kandung Randall). Sebelum kematian William karena penyakitnya, mereka sempat melakukan perjalanan. Di suatu penginapan, pada pagi hari, Randall bersikeras membenahi tempat tidurnya sendiri. Ketika William menegurnya, Randall tetap melakukannya karena ia suka melakukan hal tersebut. William berpikir, sudah banyak hal baik diajarkan Jack-Rebecca kepada Randall.

This is Us bukan hanya mempertontonkan nilai keluarga yang hangat dan penuh kasih sayang. Di sini, kita juga diperlihatkan bagaimana masalah demi masalah yang muncul, mulai dari konflik ras, fisik, karier, obat-obatan terlarang, keuangan, hingga krisis kepercayaan dapat kapan saja muncul ke permukaan dan menggugah untuk dipermasalahkan. Namun, keinginan untuk bertahan dan rasa untuk saling memberi ruang untuk berpikir mungkin menjadi kunci untuk bertahan. Coba tonton, deh. Tapi, ada plot twist yang bakal bikin broken heart sebenernya. Apalagi ini baru season 1. Yaaaa… Jadi, masih banyak yang bikin penasaran sana-sini, yes. Selamat menonton.

 

  • view 82

  • Eny Wulandari
    Eny Wulandari
    5 bulan yang lalu.
    Bagus kah mbak? Udah tau dari dulu cuma belum nonton. Saya fans nya Mandy Moore jadi pengin liat nih, hehe..

    • Lihat 1 Respon