Belajar menerima dan memaafkan

Lienny Masrani Nainggolan
Karya Lienny Masrani Nainggolan Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 18 Juli 2017
Belajar menerima dan memaafkan

Tuhan menciptakan manusia dengan karakter yang berbeda-beda. Setiap orang memiliki keunikan tersendiri. Dan terkadang kita seringkali mengalami kesulitan dalam hal penerimaan. Kita lebih sulit menerima kekurangan orang lain. Sadar atau tidak sadar, kita juga sering membanding-bandingkan si A dengan si B, padahal setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing karena tidak ada manusia yang sempurna. Memang tidak mudah menerima karakter orang, apalagi orang tersebut pernah mengecewakan bahkan menyakiti hati kita. Dan tidak sedikit orang yang menyebutkan dirinya tidak pernah membenci atau dendam, tapi hanya mengingat apa yang sudah diperbuat orang lain padanya. Teman, mengingat kesalahan orang lain itu sama saja kita belum memaafkan kesalahan mereka atau dengan kata lain 'membenci'. Cara terbaik untuk tidak membenci atau mengingat kesalahan orang lain pada kita adalah dengan mengingat kebaikan-kebaikan yang pernah diperbuatnya. Ingatlah bahwa pada dasarnya setiap orang itu baik karena Tuhan menciptakan manusia baik adanya. Tuhan sangat mencintai kita karena kita begitu berharga di mata-Nya. Dia juga menerima kita apa adanya. Jadi, bagaimana bisa kita tidak memaafkan kesalahan orang lain yang juga sangat dicintai oleh Tuhan??

  • view 51