bersama sikecil

Lia Rosiliana
Karya Lia Rosiliana Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 31 Januari 2016
bersama sikecil

Disiang hari yang cukup panas.

"mama. aku mau balon itu" celoteh anakku yang berusia 4tahun lebih sedikit sambil menunjuk balon yang berwarna biru kesukaannya.

"nanti dulu ya nak, katanya mau beli buku dan pensil warna, kenapa sekarang maunya balon" jawabku dan kulihat sikecil terdiam cemberut

"baiklah kita cari dulu buku dan pensil warnanya baru deh insya Allah mama akan belikan balonnya" terangku singkat.

sikecil masih cemberut namun tetap dipaksakannya berjalan ke arah toko buku.

"baiklah nak sekarang kita pulang" ajakku setelah membayar dan memasukkan buku dan pensil warna ke dalam tas belanjaan.

kulihat si kecil hanya berdiri dan terdiam.?

"kenapa nak? ayo pulang' seruku kembali mengajaknya pulang.

" tidak mama tidak mau pulang. mama lupa ya katanya mo beli balon. baru kita pulang' rengek si kecil mengingatkan kembali akan janjiku

"astagfirallah. mama lupa. baiklah kamu pilih balonnya lalu kita pulang" ajakku.

"asyyyiiikk" teriak anakku riang.

? ? ? ? ? ? ? ******

dilain kesempatan

pada suatu pagi.

"nak. mau ikut mama ke pasar buat beli sayur" ajakku pada sikecil.

"Mau" sahutnya langsung bergegas

di tengah perjalanan.

" kenapa mama berhenti disini. katanya mau ke pasar. pasar kan disana" protes anakku sesaat setelah kuhentikan motorku saat melihat ada yang jualan Bunga hidup dipinggir jalan

"mama beli Bunga dulu ya nak, Bunga mama banyak yang mati" sahutku sambil lalu

"engga" sikecil ngambek

"loh kenapa?" tanyaku heran

"tadi mama bilang mau beli sayur kenapa belinya Bunga"

jleb jawaban polos sikecil seakan menyadarkanku. bahwa seringkali kita memberi tahu ini itu. namun seringkali kita lupa memberinya contoh bahkan tak jarang kita melakukan kebalikan dari apa yang kita katakan. masya Allah. nak usiamu memang masih kecil namun engkau sanggup mengajariku banyak half. yaaah tanpa kita sadari. karena keegoisan kita kerapkali menutupi.

?

?

  • view 93