Bahagia itu Menular

Lentera 28
Karya Lentera 28 Kategori Inspiratif
dipublikasikan 03 Januari 2017
Bahagia itu Menular

Senang rasanya melihat seseorang bahagia.

Mereka tertawa, seakan melupakan semua beban berat yang menumpuk di pundaknya.

Senyum yang melingkar di wajahnya, disadari maupun tidak, berdampak dengan orang di sekililingnya.

Karena itu, aku senang membahagiaakan orang lain.

Dengan cara yang sederhana saja seperti memberikan gurauan ringan ataupun memberi hadiah kecil; sekotak susu dengan tempelan notes ucapan "selamat" dan "terima kasih".

Hal sederhana macam itu membuat dia tertawa. Senyum mereka setidaknya menandakan bahwa ia masih bisa merasakan bahagia hari ini.

 

Senang rasanya melihat seseorang bahagia.

Dan aku merasa bahagia itu menular.

Saat mereka bahagia, tidakkah kita merasakan energi positif datang dari dirinya?

Kemudian perasaan kita semakin lebih baik.

Sebab hidup ini tidak hanya tentang masalah yang menumpuk dan tidak berkesudahan.

Dari bahagianya kita mendapat inspirasi.

Terus memberikan manfaat meski diri sendiri sedang gundah gulana.

Meski hanya membuahkan senyum –bahkan senyum merupakan balasan yang sudah lebih dari cukup.

 

Senang rasanya melihat seseorang bahagia.

Dengan sapaan yang tulus,

Dengan perhatianmu, dan dengan empatimu tatkala ia terjatuh.

Bisa jadi hal sesederhana itu membangkitkan jiwanya yang rapuh.

Sebab kita tak tau isi hatinya, sedang jatuh maupun tidak.

Hati yang sedang jatuh dapat bangkit, dan hati yang sedang bahagia kian membuncah.

 

Senang rasanya melihat seseorang bahagia.

Dan sangat berbahagia membuat orang lain merasakan hal yang sama.

 

 

 

Sumber Thumbnail

  • view 256