Nasib Tumpukan Buku, Jejeran Koran, dan Kebodohan Yang Masih Menjangkiti

Lentera 28
Karya Lentera 28 Kategori Renungan
dipublikasikan 14 Desember 2016
Nasib Tumpukan Buku, Jejeran Koran, dan Kebodohan Yang Masih Menjangkiti

Tumpukan buku hanya akan menjadi kumpulan aksara yang tiada guna.

Jangan mimpi apabila kebodohan masih menjangkiti sebelum buku-buku di depan mata rampung dibaca hingga tuntas.

Begitupula dengan koran di sebelahnya.

Berita bahagia maupun memilukan tidak berdampak apa-apa jika gunanya sebagai hiasan dinding belaka.

Atau semua itu dikumpulkan supaya pemilik terlihat berwawasan luas?

 

Di zaman yang semakin canggih memang seringkali memperdaya manusia untuk enggan membaca buku.

Merasa aplikasi berita online dan mesin pencari otomatis cukup memenuhi kebutuhan.

Jangan lupakan, sosial media adalah yang utama dibanding lainnya.

Begitu pula dengan kitab suci yang kini telah ada versi software, tidak jarang hanya menjadi penghias layar telepon pintar.

 Kadang, seringkali handphone ini kita maki kehadirannya sebab waktu terbuang sia-sia untuk scroll sana scroll sini.

 

Kembali ke pembahasan awal, lalu bagaimana nasib tumpukan buku, jejeran koran, dan kebodohan yang masih menjangkiti?

 

 

Sumber Thumbnail

  • view 176