Menulis Membuatku Malu

Lentera 28
Karya Lentera 28 Kategori Renungan
dipublikasikan 16 Oktober 2016
Menulis Membuatku Malu

"Menulis membuatku malu. Malu apabila orang mengagumi tulisanku, tetapi orang sekitarku tahu, bagaimanaku hidup berbeda dengan dunia maya ceritakan.

Menulis membuatku kikuk. Entah muka apa yang bisa kupasang tatkala kebaikan kusebarkan, keburukan tetap melekat di mata temanku bahkan keluargaku.

Menulis juga membuat diriku mengumpat atas kesalahan dan kekesalan merangkai kata.

Sampai saat ini aku seperti penulis (sebutan yang amat miris) yang sedang kebingungan mencari jawaban siapa diri ini yang sebenarnya."

Untuk kalian yang mengaku penulis, jujurlah, rasakan apa yang di dalam hatimu. Jangan biarkan ia berontak lebih lama. Sakit yang diderita membutuhkan obat yang bukan sekedar menyembuhkan, tetapi sekaligus menjaganya pulih dari bahaya dusta.

Menulislah dengan hatimu, agar kata yang dicipta tak hanya menginspirasi, tetapi menggerakkan. Menulislah dengan hatimu, supaya hatimu gembira, begitu juga dengan hati para pembaca...

 

 

Sumber Thumbnail

  • view 217

  • Harmawati 
    Harmawati 
    10 bulan yang lalu.
    "Menulis membuatku malu. Malu apabila orang mengagumi tulisanku, tetapi orang sekitarku tahu, bagaimanaku hidup berbeda dengan dunia maya ceritakan."

    jadi apa kita harus sempurna dulu baru boleh nulis?

    • Lihat 1 Respon