Batas; Masa Lalu dan Aku Yang Baru

Lentera 28
Karya Lentera 28 Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 21 September 2016
Batas; Masa Lalu dan Aku Yang Baru

Aku mungkin terlalu bodoh mengharapkan semuanya bisa kembali. Tapi bisakah kita bicara sebentar? Iya sebentar saja. Supaya tiada penyesalan, tiada prasangka, tiada lagi yang harus dipertanyakan, terlebih soal rasa. Bagaimana? Jangan diam saja. Bagaimana bisa aku meninggalkan sejuta kenangan? Aku merasa tiada yang dikhianati dan mengkhianati karena semuanya adalah pilihan dan di antara kita tiada komitmen tuk saling bersama. Tapi apa bisa hati berdusta mengatakan aku dan kamu tidak ada apa-apa?

 

Kini kita telah terpisah oleh ruang dan waktu. Batas yang selalu disalahkan oleh siapa saja yang sedang jatuh cinta. Maka, tidak ada bedanya aku di sudut ruangan nan gelap dan di tengah hiruk pikuk manusia jika semua itu tanpa dirimu. Di relung hati ini menangis membasahi dinding-dinding nurani. Aku tak bisa membasuhnya. Bahkan menahannyapun membuatnya semakin terluka. Jika sudah seperti ini, adakah obat penawar yang lebih manjur selain kehadiranmu?

 

Waktu berjalan.

 

1 tahun berlalu dan semua terasa berbeda. Hati ini kembali pulih dengan sendirinya. Aku terasa lebih baik sekarang. Dahulu sengaja kuanggap sebagai pelajaran berharga. Kini aku lebih mantap menatap masa depan. Kepergianmu? Tidak naïf, aku masih ingin mengingatnya. Sengaja, berharap bisa berdamai dengan masa laluku. Setidaknya ketika kita kembali bertemu, aku tidak mengharapkan apa-apa yang membuat luka ini kembali terbuka.

 

Bagaimana kabarmu? Tak jarang aku ingin tahu, sekadar memastikan bahwa kamu sekarang bahagia atas pilihanmu sendiri...

 

 

Sumber Thumbnail

  • view 241