Pertanyaan atas Pembelaan dan Pembenaran

Lentera 28
Karya Lentera 28 Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 13 September 2016
Pertanyaan atas Pembelaan dan Pembenaran

Pernahkah kamu merasa harimu sekarang terasa membosankan dan keberadaanmu terasa tidak berguna? Semua orang sibuk dengan aktivitasnya sendiri, sedangkan aku dengan dirimu? Kita hanya bisa diam, membuang waktu dengan bermain apa yang sedang di tangan kita. Gadget yang sering kita maki sebab waktu terbuang sia-sia karenanya.

Entah sudah kesekian kalinya, diri ini terlalu banyak diam. Terlalu nyaman dengan kehidupannya yang sekarang. Seringkali hati ini berontak, ingin membuat satu dua hal capaian. Hmm, lagi-lagi, diri ini mengutuki yang tidak semestinya dikutuki. Sudah banyak pembelaan dan pembenaran yang kubuat sendiri.

"Ayolah, kamu sudah jauh tertinggal dengan orang-orang seusiamu" hati ini mulai berbisik

"Setiap orang punya kelebihannya masing-masing, jangan samakan capaianku dengan mereka," lagi, pembelaan yang kubuat-buat.

"Kamu harus ingat, jangan lupakan hal ini. Sungguh, aku serius. Ingatkah kamu pada mereka-mereka yang telah membuatmu bisa sampai seperti ini? Iya, setidaknya kamu harus ingat mereka yang bersungguh-sungguh menghadiahkan barang yang sedang digenggamanmu. Handphone dan gadgetmu yang tidak murah." kata-kata ini mulai memantik diriku untuk berpikir.

"Kamu juga harus ingat, betapa pengorbanan orang-orang yang menyayangimu hingga kamu bisa seperti ini, setidaknya kamu ingat jerih mereka yang menghidangkan makan untukmu. Gratis. Mereka tidak mengharap balas budi darimu. Atau setidaknya, mereka -yang senyumnya masih kau ingat- memberi kepercayaan yang besar atas dirimu. Mohon, jangan sia-siakan pengorbanan mereka" entah apa yang dikatakan hati ini benar-benar membuat diriku berpikir lebih tenang, mencoba menerima meski kekesalan masih tetap ada. Iya, kesal pada diri sendiri.

"Jadi, kamu sudah paham sekarang kamu harus melakukan apa?"

ini pertanyaan yang timbul dengan sendirinya. Entah dari hati atau dari pikiranku sendiri...

 

Sumber thumbnail di sini

 

  • view 236