Saling Singkap

A.K. Anwar
Karya A.K. Anwar Kategori Agama
dipublikasikan 17 Februari 2016
Saling Singkap

Konon pada suatu hari, ketika Abu Amr, seorang pembaca dan penghapal Qur?an tenar pada masanya, sedang mengajarkan Al-Qur?an, seorang yang rupawan datang ke majelisnya. Mata Abu Amr menangkap keindahan tersebut dan hatinya bergetar. Namun, segera setelah peristiwa itu dia kehilangan seluruh hapalan Qur?annya. Benar-benar satu Qur'an utuh, dari ?Bismillah...? sampai ?..minal jinnati wan naas?. Dia marah kepada dirinya sendiri sampai lupa diri. Kemudian, dia mengadu kepada Hasan al-Basri berkaitan dengan musibah ini.

?Demikianlah kisahnya, Guru? dia menutup kisahnya tadi dengan suara pedih dan linangan air mata, ?lalu saya lupa seluruh al-Qur?an yang telah dihapal.?

Hasan al-Basri juga tertekan mendengarkan kisah Abu Amr itu. kemudian dia berkata, ?Sekarang ini musim haji. Pergilah tunaikan haji. Setelah engkau selesai melaksanakannya, pergi ke sebuah mesjid di Khaif. Disana kamu akan menemukan seorang tua yang duduk di mihrab. Kamu jangan ganggu sampai dia selesai dengan ritualnya. Kemudian mohon kepadanya untuk mendoakan dirimu.?

Abu Amr melaksanakan apa yang diperintahkan. Ketika duduk di masjid yang disebutkan setelah melaksanakan haji, dia mengamati seorang tua yang dimuliakan dan dihadapannya orang-orang duduk melingkar. Beberapa waktu berlalu, dan seorang pria berjubah putih tanpa cela masuk. Orang-orang mempersilahkannya dengan penuh hormat dan kemudian bercakap-cakap. Saat tiba waktu sholat, pria tersebut beranjak pergi diikuti oleh orang-orang yang datang bersamanya tadi, sehingga hanya tersisa si orang tua saja.

Abu Amr mendekati beliau, mengucapkan salam, dan langsung memohon. ?Demi Allah, tolong saya, Syeikh yang mulia? demikian dia meratap. Lalu, dia ceritakan musibah yang menimpa dirinya. Sang Syeikh yang amat tersentuh dengan cerita tersebut, kemudian mengarahkan pandangannya ke atas, seorang sedang memandang langit ke tujuh.

?Dia belum menurunkan kepalanya? Abu Amr berkisah, ?dan seluruh hapalanku kembali. Aku bersimpuh penuh kebahagiaan di hadapan beliau.?

?Siapa yang memberitahukanmu untuk menemui diriku?? tanya sang Syeikh.
?Hasan al Basri,? jawab Abu Amr
?Ah, orang yang punya guru seperti Hasan,? sambung sang Syeikh, ?apa perlunya dia dengan orang lain? Baiklah, Hasan sudah ?membuka? diriku. Sekarang aku akan membuka dirinya. Dia menyingkap tabirku, dan sekarang aku akan menyingkap tabirnya juga.?
?Orang yang tadi engkau lihat? sambung sang Syeikh, ?yang datang dengan jubah putih setelah sholat asar dan pergi paling awal, yang dihormati oleh orang-orang itu?pria tersebut adalah Hasan. Setiap hari dia sholat asar di Basrah kemudian dia datang ke sini, bercakap dengan diriku, dan kembali ke Basra sebelum magrib. Orang yang punya guru seperti Hasan itu, buat apa dia meminta doa kepadaku??

Disadur dari Muslim Saint and Mystic, Episode from Tadzkira al Auliya, Fariduddin Attar, tranlation bya J.J. Arbery ~Judul asli: Hasan and Abu Amr

  • view 68