Bukan Pujangga atau Kau Binatang Malam

Aji Latuconsina
Karya Aji Latuconsina Kategori Puisi
dipublikasikan 17 Desember 2017
Bukan Pujangga atau Kau Binatang Malam

Apa kata dunia kau belajar di mandong?
adakah aneka fauna tak bisa memastikan gurumu bencong?
ataukah kitab sucimu yang bodong?
sehingga ilmumu hanya setinggi lompatan pocong
ah.. rupanya aku bukan seperti kamu yang kecebong!

Puisi itu irama kehidupan kawan
jangan samakan dengan lagu perjuangan
namun nada-nada puisi juga adalah alunan
kau juga perlu tahu cara baca tanda alam keseruan
tak perlu repot sewot kau dengarkan
hanya wajib kau renungkan kata-kata kebenaran dan fakta

Sajak-sajakku akan terus berbuah makna kawan
jika mawar berbuah duri lalu jadi menawan
jangan kau anggap semua pohon sudi berkuntum cendawan
maka tidak cukup tinta untuk menggores luka dengan pena dan saran
yang terbelah jadi dua itu akal dan pikiran
bukan sentimen buta para pemuja tokoh pencitraan

Wah.. ternyata aku enggan seperti kau yang gila lagi tunanetra
pantaslah jika kau tidak tahu kalau puisiku begitu paripurna?
begitu banyak noda di kata dan bicara
jangan samakan puisiku denganmu yang pendosa
jika kau tak tahu puisi itu bermakna
genggamlah tangkai mawar dengan merasa jangan meraba-raba

Wah kawan.. jangan terpengaruh oleh duaratusduapuluhsatu lebih aksaraku
apalagi membuat puisi dengan akun kembar dan nama palsu?
aku bukang pujangga pengecut dan tak tahu malu
yang menggores perih karya orang dengan frasa-frasa dari sampah melulu
kalau kau lupa arah tujuan, berhentilah, bantulah dirimu dengan membuntung buntu nafsumu
jangan mencampuri urusan keyakinan orang lain dengan pencitraan pujaanmu

Tampaknya memang kau kerasukan iblis penista
mintalah doa kesembuhan darinya untuk anak dan 212 turunanmu di dunia
yang jadi penoda dan penista pasti jadi ternoda dan ternista
tidak ada dosa yang dapat menyembuhkan luka
dogma ajaranmu yang salah mengakhiri karya puisimu yang salah pula
nanti karya puisimu terhina dan dicemooh binatang malam sejagad raya

Katanya kau pujangga malam
pergilah, pergilah kau binatang malam
raungan jalang malamu pasti karam
karena aku tak kan diam walau puisiku kelam namun kejam
bintang sastra kan seterang bintang malam
menyinari lena punggukmu memantul wajahmu binatang malam

________________________________
TT TUKEL STORI PARLENTE
"Bukan Pujangga atau Kau Binatang Malam"
Manokwari, 17 Desember @kutikata2017
•ajilatuconsina

  • view 80