LANDASAN HATI MENANTI

Aji Latuconsina
Karya Aji Latuconsina Kategori Puisi
dipublikasikan 13 September 2017
LANDASAN HATI MENANTI

Landasan Hati Menanti

Kala langit menangis tak jua mau henti
sang burung pun enggan terbang meniti opsi
kedua sayapnya basah oleh keinginan

Jika hujan mau mengerti akan kerisauan ini
biarkanlah burung terbang dengan sebelah sayapnya janji
agar sebelah sayapnya lagi mendekap kerinduan

Oh matahari, oh penantian
keluarlah dari rangkulan angkasa berawan
terangilah kegalauan ruang hati ini
berikanlah kekuatan kepada yang menanti
karena setiap helai sayap ini adalah hari-hari pasti
kepakannya bertaut janji-janji suci

Oh angin, oh kerinduan
kau mampu membolak-balik keadaan dan perasaan
ceraikanlah simpul mega-mega transisi
hantarkanlah aku sampai ke landasan hati
aku bermaksud meredakan derai airmata dengan puisi
tuk menemaninya dengan tujuan pasti menyayangi

________________________________
TT TUKEL STORI PARLENTE
"Landasan Hati Menanti"
Ambon, 01 Mei @kutikata2012
'1 Modified at Rabu, 13092017

  • view 333

  • Redaksi inspirasi.co
    Redaksi inspirasi.co
    9 bulan yang lalu.
    Catatan redaksi:

    Sajak galau singkat dari Aji Latuconsina yang mendayu biru. Puisi ini enak dinikmati dalam balutan sedih yang ia sampaikan. Terlebih, seperti biasa, Aji banyak menggunakan elemen alam atau lebih tepatnya mempersonifikasikan sekitar untuk menyampaikan perasaan si narator.

    Puisi ini menggambarkan kebingungan si narator tentang perasaan yang ia alami. Kalbunya tengah bergejolak dan mendung. Cara tepat baginya adalah menuangkan semuanya ke dalam karya bagus seperti ini. Sungguh kondisi ini menjadi inspirasi tersendiri baginya.