SURGA ROHINGYA DI KUALA LANGSA

Aji Latuconsina
Karya Aji Latuconsina Kategori Puisi
dipublikasikan 30 Agustus 2017
SURGA ROHINGYA DI KUALA LANGSA

Surga Rohingya di Kuala Langsa

Setahun lalu di Kuala Langsa
siang itu matahari enggan membara
karena laut luap menampung air mata

Pantai di Kuala Langsa
pukat-pukat sengaja ditanggalkan
demi nyawa-nyawa yang diselamatkan

Nelayan Kuala Langsa
nelayanmu begitu bijak berperi
jiwa baharimu sungguh laut memuji

Di laut Kuala Langsa
air susu mengering di samudera
sebab bayi-bayi meminum air mata ibunya

Warga Kuala Langsa
Insya ALLAH amal kalian jariyah
ikhlasnya membantu warga Rohingya
menyelamatkan jiwa raga yang dirajah
yang dijarah hargadirinya
yang dicerca keturunannya
yang dipotong urat malunya
yang dicincang rahim asal usulnya
dalam kubangan gengsi negara

Kapal maut di laut Kuala Langsa
terombang-ambing gelombang nestapa
seperti laut yang terkubur sampah

Lautan Kuala Langsa
tubuh-tubuh sayu dan kumuh terseret banjir derita
hingga hanyut ke tengah lautan sengsara

Di perairan Kuala Langsa
mereka melayari laut kematian
dengan bekal iman tersisa nyawa

Orang-orang Kuala Langsa
adalah bagai jelmaan malaikat-malaikat
peri-peri bijak dengan sebelah sayap patah

Keluarga-keluarga taat di Kuala Langsa
Insya ALLAH untukmu sepenggal surga
kalian tulus tak makan demi ukhuwah
untuk saudara seiman yang ditindas angkara durja
yang dikubur hidup-hidup dagingnya
yang dimakan kering-kering tulangnya
yang dinodai racun air susunya
yang dipaksa makan bangkai tetangganya

Rohingya dalam perahu-perahu neraka
berhari-hari dirajam dahaga lamanya
berbulan-bulan lapar kejam menyiksa
hanya demi mencapai secuil daratan iba

Hanya di Kuala Langsa
ada perlindungan dari ALLAH pemilik surga
surga bagi saudaranya Rohingya
surga bagi Rohingya di Kuala Langsa

________________________________
TT TUKEL STORI PARLENTE
"Surga Rohingya di Kuala Langsa"
Manokwari, 17 Agustus @kutikata2015
'1 Modified at Rabu, 29082017 - Manokwari
•ajilatuconsina

  • view 366

  • Redaksi inspirasi.co
    Redaksi inspirasi.co
    3 bulan yang lalu.
    Catatan redaksi:

    Sekali lagi Aji Latuconsina memunculkan puisi yang bagus sekali. Selalu mengedepankan deskripsi dan mengunggulkan pemilihan kata yang pas, puisi ini menjadi-jadi dalam menyampaikan emosi yang Aji rasakan terhadap nasib pengungsi Rohingya.

    Di balik sajak ini tersirat rasa terima kasih untuk warga Kuala Langsa tahun lalu yang banyak membantu saudara kaum Rohingya. Bisa dibilang puisi ini mengingatkan kembali indahnya rasa saling menolong setahun lalu yang kebetulan warga Rohingya kembali harus ditindas belakangan ini. Selain indah dan ekspresif, sajak Aji ini menyuarakan pesan kemanusiaan yang sangat dalam.