Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Psikologi 28 Agustus 2018   11:53 WIB
Menghimpun Energi Positif dan Menjinakkan Energi Negatif

Semesta mengajarkan kita untuk selalu mengalirkan dan menjinakkan energi. Layaknya pohon yang memahami keadaan dirinya. Dia selalu mencari cahaya untuk tumbuh dan menggugurkan daun saat sudah waktunya. Menghimpun air dalam akarnya untuk kemudian di salurkan ke seluruh bagian tubuhnya.

Pohon sangat bijaksana, dia memberi oksigen saat pagi ketika manusia beraktivitas dan mengeluarkan karbondioksida saat manusia terlelap. Dia menyerap energi air, tanah, dan cahaya, kemudian mengalirkan energi yang didapatnya untuk kebaikan makhluk lainnya.

Dia mampu menjinakkan energinya sendiri dan mengelolanya sedemikian presisi untuk kehidupan makhluk lainnya. Bayangkan jika pohon tak mampu menjinakkan energinya sendiri, maka dia akan tumbuh mencakar langit, dan akarnya sewenang wenang menembus tanah, dan bisa saja dia mengeluarkan karbondioksida sepanjang waktu. Maka pohon sangatlah bijaksana tumbuh dan berkembang sesuai kondisi diri dan sekitarnya.


Tidak seperti pohon, manusia makhluk yang memiliki emosi. Positif dan negatif. Emosi negatif akan memunculkan energi negatif. Jika hal tersebut dipendam apalagi dipupuk, nantinya malah menimbulkan penyakit dan bencana bagi diri maupun sekitarnya. Wajar manusia mengalami peristiwa menyedihkan dan menyakitkan. Sangat manusiawi. Namun jika hal itu muncul, alirkan saja. Seperti menangis, olahraga, menulis, melukis, memasak, rekreasi, dan ekspresi lain sesuai apa yang kita bisa.

Energi yang kita miliki seperti air, jika dibendung dan tidak diberi muara, dia akan menjadi masalah, maka alirkan saja, ciptakan muara. Dengan begitu kita bisa menjinakkan energi negatif diri kita sendiri. Sehingga kita memiliki keseimbangan, kebijaksanaan, dan kestabilan.

Jika kita seorang muslim, maka berwudhu, sholat, dan berkumpul dg orang orang baik merupakan bagian dari menghimpun energi positif, dan menjinakkan energi negatif. Seperti pohon yg menghimpun energi dari air, tanah, dan cahaya.

Belajar seperti pohon yang bijaksana, menghimpun energi positif  untuk mengelola dirinya dan memberi manfaat luar biasa pada sekitarnya. 



LAILY PUSPITA

Karya : Laily Puspita