Kopi Hitam

Laily Puspita
Karya Laily Puspita Kategori Kesusastraan
dipublikasikan 10 Agustus 2016
Kopi Hitam

Kopi hitam.

Aku menikmati kopi hitam pada sore yang berawan.

Ditemani daun-daun kering berguguran dari dahan.

Teringatku pada kesalahan-kesalahan.

Aku minta maaf pada Tuhan, dan aku disakitkan.

Baru ku tahu, rasa sakit itu untuk menghapus dosa dari jiwa kesakitan.

Ibarat kopi yang dibersihkan dari kulitnya, untuk menghasilkan biji terbaik.

Biji digiling dan diramu untuk menghasilkan seduhan terbaik.

Seduhan terbaik, akan dinikmati penuh nilai.

Sederhana.

Jujur.

Orisinil.

Hidup.

Khas.

Hangat.

Dirindukan.

Kopi hitam.

Itu sebabnya aku menyukai kopi hitam.

 

LAILY PUSPITA

 

Sumber gambar: google

 

  • view 316