Keluarga bahagia apa bahaya?

Laylaizzah
Karya Laylaizzah  Kategori Renungan
dipublikasikan 14 April 2017
Keluarga bahagia apa bahaya?

Menikah? Bukan hanya sebuah impian. Tapi seolah menjadi sebuah keharusan yg dalam artian, kita belom nikah aja udah banyak yg kasak kusuk, jadi trending sana sini. Apalagi kalo sudah agak banyak angkanya. Haha..

Tapi kadang kita lupa, apa hakikatnya menikah? Punya keluarga? Ini bukan soal kita menikah dengan siapa dan orangmana. Tapi kadang kita lupa,apa itu keluarga. Jangan hanya karena uang kita lupa punya keluarga. Kita harusnya bahagia. Kita harusnya menikmati sebuah keluarga. Dengan atau bahkan tanpa banyak uang. Buat apa uang? Kalo kita bahkan bisa lupa segalanya. Apalagi gadget canggih. Buat apa? Kalo duduk berdua, hadap2an, tapi tangan sibuk masing2 dengan entah apa dan siapa. Halloo.. kita juga butuh komunikasi dengan mulut, mata masing2. Kita butub tatap2an.. bukan menatap layar datar bergambar aneka macam. Bahkan kalopun kita pergi keluar, makan diluar, atau ke taman kota tapi yg kita cari apa? Wi-fi? Hotspot? Tongkrongan? Ahhh.. kita dibodohi zaman. 

Dan untuk anak kita semata wayang, kadang main game itu adalah jalan satu2nya agar dia tidak pergi kelayapan. Tapi.. itu benar? Salah besar kalo saya. bolehlah anak main gadget, tapi batasilah. Dia juga butuh interaksi sosial. Dia butuh berkotor2an dengan tanah, bergulat dengan keringat, bahkan yg paling jelek dia juga butuh bertengkar dengan teman. 

Bukan saya tidak suka dengan kemajuan zaman, tapi kadang saya suka berfikir. Entah kapan Tuhan akan mengambil semuanya. Mengembalikan kita ke zaman yg penuh kebodohan. Yg sekarang saja, orang2 pintar, bijak yg menjadi panutan sudah kembali kepadaNya. 

Kadang miris melihat keluarga yg orang ketiganya adalah gadget canggih. Bahaya yang menyerang secara perlahan bahkan halus dan pelan2 kita bisa mati. Mati rasa. Rasa seperti apa mempunyai keluarga yg bahagia pada hakikatnya dan keluarga yg tercipta dengan semestinya.

  • view 50