Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 8 Mei 2018   11:09 WIB
Raja yang Mengantuk

Ini tanah airku

Tanah yang aku cinta tanpa pamrih

Dahulu kala pahlawan kami menang

Melawan penjajah yang sombong

Yang kejam lagi nista

 

Hirup kemerdakaan telah kami rasakan

Namun penjajah itu datang lagi

Dengan cara yang tak kami sadari

Datang merampas kekayaan bumi kami

 

Kami berontak, kami berteriak

Menyadarkan sang raja akan kondisi dengan terisak

Kami membangunkannya dengan sigap

Namun rupanya sang raja masih terlelap

 

Ia terbuai dalam mimpinya

Beternak domba, berpesta ria hingga lupa

Sedangkan kami lapar terlunta-lunta

Jerit kami rupanya tak membuatnya terjaga

 

Kamu berusaha membangunkannya

Namun kami diteriaki pengkhianat

Menggangu raja tidur katanya

Ah.. kami memang terlaknat..

 

Sudahlah.. nampaknya raja kami sukanya tidur

Lupa bahwa rakyatnya sengsara dan merana

Kami lelah membangunkannya hinnga lembur

Padahal penjajah sedang berbuat durjana

 

Salah kah kami inginkan raja yang lain ?

Atau kah kami harus berprasangka bahwa raja kami dungu ?

Lelah lah kami.. lelah lah kami

Berharap pada raja sang suka tidur

Raja yang mengantuk.. Raja yang mengantuk

Karya : Latifah Nurhidayah