Ry si Sk-Ri(y)-Psi

Lailatun Ni'mah
Karya Lailatun Ni'mah Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 16 Juni 2017
Ry si Sk-Ri(y)-Psi

June 2017

 

Entah ini tentang aku yang tak sempat meng-AKU-kan mu, atau tentang kamu yang tak nampak meng-AKU-kan ku. Dan bisa jadi, ini tentang kita yang pernah saling meng-AKU-kan.

Suatu hari, kita dipertemukan dalam ruang penuh perapian. Berhadapan namun tak saling memandang. Kau ingat, ketika itu aku orang pertama yang dituntut berkenalan denganmu. Dan hingga sekarang pun, aku menjadi orang pertama yang dituntut memahamimu. 

 

Untuk beberapa alasan, kita bergandengan. Namun kadang kala ditengah perjalanan terlepas seolah tak berikatan. Entah kita ini apa. Aku paham kita bersama, namun seolah bukan untuk disatukan. 

 
 

Boleh aku memanggilmu Ry? Ah iya, panggilan itu cocok untukmu. Terdengar cukup jantan untuk diperdengarkan. Kau tahu, Ry adalah nama unik dari anak Ryan Delon. Anaknya lucu, super aktif dan sangat tampan. Ry berusia 5 tahun, kelihatannya seperti itu. Rambutnya panjang lurus, hitam pekat dan memikat. Ah, tak akan berakhir jika membahas bocah kecil satu itu. Intinya dia mengagumkan dengan segala hal yang melekat pada dirinya. Itu saja. Namun bukan berarti kau bisa menyamainya.

 
Oiya Ry, kau tahu bukan, aku adalah satu dari sejuta orang yang hanya peduli tentang diriku. Tapi kali ini, segalanya terbalik. Dan bagiku, kamu adalah prioritas yang selalu ku agungkan. Dan jika boleh berharap, semoga segalanya mampu aku selesaikan. Kali ini bersahabatlah Ry, aku lelah jika harus melangkah seorang diri. Kau harus tahu, berjuang sendirian sama hal nya membangun rumah tanpa pondasi. Sewaktu-waktu bisa runtuh sekalipun tak disentuh.
 

Suatu hari aku berpikir, bahwa sendiri itu melelahkan. Apalagi ketika sepi merambah memasuki aliran pembuluh darah. Sungguh, ketika masa itu tiba...Gundah seolah melumuti artery vena dan membuatnya bernanah. Namun ketika aku dipertemkan denganmu, aku paham bahwa sendiri adalah kebebasan yang senantiasa harus diabadikan. Sekalipn pada masanya, segalanya akan temaram.

 
 

Membangun hubungan tanpa keinginan itu melelahkan. Kau tahu itu? Aku rasa kau tak kan paham. Disini kau adalah peran utama yang selalu diagungkan. Sedang aku, hanya selingan yang terbuang. Denting jam berputar dan seolah mengingatkan ku, bahwa hari sudah bergulir dan berganti minggu. Dan kini, Bulan telah menjadi pengganti waktu yang sama sekali tak pernah ku tunggu. 

 
 
Semenjak Februari lalu Ry, kau adalah satu dari sekian alasan yang selalu aku ceritakan. Dan parahnya bukan hanya kepada keluarga dan teman seperjalanan, namun juga kepada Tuhan pencipta kedamaian.
 
Iya Ray. Kau adalah satu-satu nya Tema dalam kepalaku yang selalu riuh diperbincangkan.
 

Harusnya kau bangga. Sebelumnya aku tak begini. Dulu Ry, aku pernah dipertemukan dengan Al. Saat itu, dia adalah satu dari sekian pasangan yang harus aku perjuangkan. Kau tahu kenapa? Karena mengabaikannya berarti memahat luka yang tak mampu disembuhkan. Ku pikir, memahami Al adalah hal tersulit yang pernah aku alami. Ternyata, memahamimu jauh lebih sulit. Entahlah Ry, aku sedikit lelah, namun rasanya tak sedikitpun ingin menyerah. Sekali lagi aku memohon, bersahabatlah.

 
 

Perjalanan panjang kini sudah ku langkahi. Belum sampai ujung, namun hampir berujung. Segala guyuran tangis air mata duka telah mejadi cerita. Dan semoga kedepannya air mata itu berbuah tawa. 

 
 
Ry, kamis kemarin aku sudah sempat beradu argument dengan atasanmu, dan aku hampir menang. Sekalipun tak sempurna, namun beliau cukup puas dengan pertanggung jawaban yang ku sampaikan. Entah kenapa semenjak itu aku merasa, kita sudah disatukan Tuhan. Kita sudah bersama sejak oktober lalu, namun baru juni ini kita benar-benar menyatu. Kau bagaimana? Merasa demikiankah? Sebelmnya terima kasih karena sudah bersahabat baik denganku. 
 
Senin depan, aku harus kembali berjuang Ry. Jika kau tak ingin kita dipisahkan, bersahabatlah sekali lagi. Padamu aku berjanji, jika semua ini mampu ku lewati.. akan ku kenalkan kau pada AL sahabat lama ku. Kalian akan ku sandingkan dalam ruang penuh keabadian. Percayalah. Sahabatku itu baik. Jika mengenalnya sekali saja, maka setelahnya kau tak kan bisa lupa. Oiya Ry, nama lengkap Al adalah Alfiyah Ibn Malik. Jangan lupa ya, suatu hari kalian akan menjadi sepasang teman yang disatukan Tuhan.
 

Aku lelah Ry. Ada beberapa Revisi yang harus aku selesaikan. Doakan semoga segalanya mampu aku pertanggung jawabkan. Dan doakan Agustus mendatang aku meraih kemenangan seperti yang semua orang harapkan. Padamu aku berjuang dan kepada diriku segalanya ku pertanggung jawabkan. Sekli lagi terimakasih.

 

Semoga Restu Tuhan selalu mendampingi.

 
 

  • view 70