KAPAN ANDA TERAKHIR KALI BAHAGIA?

Lailatul Sya'diyah
Karya Lailatul Sya'diyah Kategori Motivasi
dipublikasikan 01 April 2016
KAPAN ANDA TERAKHIR KALI BAHAGIA?

Kapan anda terakhir kali merasa bahagia? Haha. Pertanyaan macam apa ini? Seperti tidak ada pertanyaan lain saja. Bukan begitu. Tapi untuk menjadi bahagia perlu menonton peperangan dalam batin anda. Kenapa bisa begitu? Ya bisa soalnya dalam peperangan itu ketika bahagia terkalahkan yang bertahan adalah kegalauan. Ya ampun, galau aja lo, apa masalahnya? Masalahnya kalau udah galau, bahagianya tuh lama datangnya.

Sebuah percakapan batin yang kadang menyisakan banyak tanya. Mengapa harus ada sedih dalam diri ini. Sebenarnya kalau dipikir yang bahagia-bahagia juga bisa kan. Heran. Orang galau kok nggak selesai-selesai. Mau apa sih habis galau. Pengen nyari obat galau. Ya Ampun, obat galau itu banyak banget. Semua orang punya. Nah apa itu? Al-Quran sangat mengerti. Orang yang dekat dekat dengan Al-Quran insyaallah dia diliputi kebahagiaan

Kadang saya berfikir, Alhamdulillah sih ya, sampai saat ini saya dibesarkan dan tumbuh di lingkungan ulul albab, karena setiap detik ilmu yang didapatkan diintegrasikan dengan Al-Quran. Setiap kajian dalam ilmu yang saya dapatkan, yang notabenenya ilmu umum selalu dikaji dengan asas-asas Al-Quran.

Alhamdulillah

Kemudian, pertanyaan kapan terakhir anda bahagia. Akan saya jawab sendiri, ketika saya menulis ini saya masih bahagia. Saya masih dengan seutas senyum mendetakkan jantung saya. Kemudian menikmati anugerah terbesar yakni mata yang terbuka di pagi hari ini. Walaupun ketika mata ini terbuka, tak ada satu orang pun yang menyapa. Tak ada keluarga, tak ada orang yang dekat kita. Ini semua tetaplah kebahagiaan.

Mengapa kita harus selalu bahagia? Karena tak ada alasan untuk kita mengatakan TIDAK BAHAGIA. Yakinlah, setiap orang sudah punya stok bahagia. Namun ketika galau itu datang jangan pernah memungkiri karena dia merupakan property dari irama kehidupan kita. Jadi galau dan bahagia itu adalah sepasang mata rantai yang tak bisa bertemu layaknya siang dan malam. Namun, yang bisa dilakukan ketika galau itu datang, teruslah tersenyum agar kau selalu merasa bahagia.

Bahagia itu sederhana, hanya cukup berpositive thingking dan selalu tersenyum untuk mengaransemen irama nada-nada kehidupan.

Selamat pagi, selamat beraktivitas. Salam satu jiwa . Semoga anda selalu BAHAGIA J