TERJAWAB ( Proses Belajar Menenun )

Irfan Kriyaku.com
Karya Irfan Kriyaku.com Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 16 Maret 2016
TERJAWAB ( Proses Belajar Menenun )

Hampir sebulan lamanya ogut menunggu momen hari ini, sejak kemunculan event sebelum yaitu Pameran ?Stagen: Start Again? di Bentara Budaya Yogyakarta pada tanggal 13 ? 17 Februari 2016. Event yang di motori oleh?Dreamdelion sebagai salah satu mitra GEF-SGP berkolaborasi dengan Teras Mitra, Jelajah Indi Komunikasi (JIKom) dan Lawe ini sangat menarik ogut untuk hadir. Sayangnya masalah waktu dan lokasi yang membuat ogut tidak bisa hadir dalam event ini.

Kenapa ogut sangat tertarik dengan event ini? Mungkin teman-teman banyak bertanya-tanya tentang hal itu. Kalau ogut diceritain disini akan panjang, pasalnya ini bagian dari rangkain kegiatan ogut selama ini yang ingin memiliki kreatifitas dalam dunia kriya tekstil seperti merenda (crochet), merajut (knitting) dan menenun (weaving).

Tapi ogut akan sedikit cerita kenapa ingin belajar menenun dan sangat ingin hadir dalam acara ?Cerita Tenun Tangan? ?. Hampir sebulan ini ogut sedang galau karena Alat Tenun Bukan Mesin ( ATBM ) yang ogut modifikasi dari bangku lipat rusak telah jadi.

Pada saat ingin digunakan untuk mencoba proses tenun pertama kali. Ternyata tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Padahal semua komponen di alat tenun tersebut sudah sesuai dengan ATBM Kente tradisional Ghana berdasarkan blueprint dan pengamatan di youtube.? Tapi tetap tidak berfungsi dengan baik yaitu tidak tidak tercepitnya?benang pakan di barisan benang lungsin.

Tidak adanya tutorial yang jelas di internet tentang ATBM tersebut dan juga teknit dasar tenun itulah yang menjadikan alat tenun modifikasi buatan ogut ini tidak bisa dioperasionalkan sebagaimana mestinya.

Karena mentok dan bingung kepada siapa ogut harus bertanya tentang masalah ini, dikarenakan para pengerajin tenun indonesia yang terbilang sedikit dalam membuat sebuah tutorial tenun baik berupa video atau buku. Maka ogut harus datang ke daerahnya langsung untuk bertanya dan belajar tentang proses tenun dasar serta memecahkan permasalahan alat tenun buatan ogut ini.

Tanpa disangka dan di duga, ternyata event tentang tenun mucul di Jakarta. Ternyata event ini bagian dari rangkaian event Pasar Tenun Rakyat yang diawali dari Pusat Pengrajin Tenun Stagen di Yogyakarta, berlanjut ke Jakarta dan akan berakhir kembali di Yogyakarta pada bulan april 2016 ini.

Kesempatan di Jakarta ini ogut tak sia-siakan, memaksakan hadir walau hujan menerpa Jakarta dari pagi sampai menjelang pembukaan event tersebut.

Berkenalan dengan ibu Sumirah yang sengaja di hadirkan oleh panitia untuk memberikan pelajaran menenun kepada para pengunjung di sana dan juga beberapa pertanyaan seputar tenunan. Termasuk pertanyaan ogut berupa permasalah tentang penggunaan alat tenun yang ogut buat.

Jawaban dari ibu Sumirah tentang permasalahan ogut sungguh memuaskan, benar ternyata ada kesalahan dalam menyusun dan masukan benang lungsi ke dalam Gun atau? Karap bahasa penenun Deli Serdang atau Heddle istilah bulenya? yaitu alat yang berfungsi mengatur benang.

Tingga sekarang ogut coba mempraktekan apa yang disarankan bu Sumirah ke alat tenun modifikasi buatan ogut.

Terima kasih ibu Sumirah?

Tunggu cerita ogut selanjutnya tentang tenun.. :)

***

Sumber Gambar :

1. Thumbnail dan pamflet event : disini

2. Dokumen foto : disini


  • Eny Wulandari
    Eny Wulandari
    1 tahun yang lalu.
    Yang pasti belajar menenun atau membatik sama dengan belajar kesabaran.. Luar biasa tertarik dengan budaya leluhur, nggak kayak saya, huhu!

    • Lihat 1 Respon

  • DEBORA KAREN
    DEBORA KAREN
    1 tahun yang lalu.
    Jarang lho cowok suka menenun. Tapi kamu keren!

    • Lihat 1 Respon

  • Wurdiyah Nur Madura 
    Wurdiyah Nur Madura 
    1 tahun yang lalu.
    Semoga kecintaanmu pada tenun menenun terus tertenuh, terpintal, terajut menguat Mas. Lalu menyebar, meluas, menjangkiti sebanyak mungkin orang lain. Sehingga Indonesia tetap kaya dengan identitasnya yang dipertahankan anak pertiwi. Semangat belajar, selamat menginspirasi.